PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Mensos Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Kartini
JAKARTA, Riauin.com -- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengajak generasi muda untuk meneladani semangat dan nilai-nilai kepahlawanan seperti RA Kartini. Anak-anak muda juga diminta mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sesuai profesi dan kemampuan masing-masing.
"Jadilah Kartini masa kini, Kartini yang tangguh, memiliki wawasan ke depan dan kepedulian terhadap sesama," kata Mensos dalam sambutannya saat melakukan kunjungan kerja ke Rembang, Jawa Tengah dalam rangka penyerahan bantuan "CSR" bagi masyarakat sekitar pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Mensos juga mengingatkan agar kaum perempuan menjadi "Kartini" yang mampu menjaga keluarganya dan mencetak anak-anak Indonesia menjadi anak-anak yang membanggakan. Setiap 21 April diperingati sebagai Hari Kartini sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia yang menandakan bangkitnya emansipasi perempuan dan tentunya untuk diteladani oleh masyarakat.
Terlebih lagi saat ini, di mana kaum perempuan memiliki kedudukan yang setara dan sejajar dengan laki-laki dalam segala bidang. "Sekarang ini kita bisa buktikan bahwa perempuan mampu setara dengan laki-laki, dan yang paling penting perempuan menjadi pondasi utama dalam keluarga," ujarnya.
Mensos juga mengajak perempuan Indonesia untuk terus menorehkan prestasi yang membanggakan bagi kemajuan bangsa dan negara. Kartini lahir di Jepara pada 21 April 1879 yang lahir dari keluarga bangsawan. Melaui surat-suratnya yang dikirimkan kepada teman-teman korespondensinya di Belanda, Kartini mulai membuka pikirannya tentang kemajuan perempuan pribumi.
Masyarakat yang saat itu hidup dalam kegelapan dari ilmu pengetahuan dan kungkungan budaya feodal, terutama kaum perempuan. Kartini meninggal di Rembang pada 17 September 1904 dan berdasarkan keputusan presiden pada 2 Mei 1964 dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.(rol)
"Jadilah Kartini masa kini, Kartini yang tangguh, memiliki wawasan ke depan dan kepedulian terhadap sesama," kata Mensos dalam sambutannya saat melakukan kunjungan kerja ke Rembang, Jawa Tengah dalam rangka penyerahan bantuan "CSR" bagi masyarakat sekitar pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
Mensos juga mengingatkan agar kaum perempuan menjadi "Kartini" yang mampu menjaga keluarganya dan mencetak anak-anak Indonesia menjadi anak-anak yang membanggakan. Setiap 21 April diperingati sebagai Hari Kartini sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia yang menandakan bangkitnya emansipasi perempuan dan tentunya untuk diteladani oleh masyarakat.
Terlebih lagi saat ini, di mana kaum perempuan memiliki kedudukan yang setara dan sejajar dengan laki-laki dalam segala bidang. "Sekarang ini kita bisa buktikan bahwa perempuan mampu setara dengan laki-laki, dan yang paling penting perempuan menjadi pondasi utama dalam keluarga," ujarnya.
Mensos juga mengajak perempuan Indonesia untuk terus menorehkan prestasi yang membanggakan bagi kemajuan bangsa dan negara. Kartini lahir di Jepara pada 21 April 1879 yang lahir dari keluarga bangsawan. Melaui surat-suratnya yang dikirimkan kepada teman-teman korespondensinya di Belanda, Kartini mulai membuka pikirannya tentang kemajuan perempuan pribumi.
Masyarakat yang saat itu hidup dalam kegelapan dari ilmu pengetahuan dan kungkungan budaya feodal, terutama kaum perempuan. Kartini meninggal di Rembang pada 17 September 1904 dan berdasarkan keputusan presiden pada 2 Mei 1964 dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.(rol)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing