Mayat Bayi yang Dibuang ke Sungai Kuantan Diotopsi di RS Bhayangkara Pekanbaru
RIAUIN.COM - Jasad bayi yang ditemukan warga Hulu Kuantan dalam kantong plastik kemarin, Selasa (21/7/20) belum dikebumikan. Pasalnya, mayat tersebut tadi malam dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk di outopsi.
Rencananya tadi malam, setelah sepulang dari RSUD Telukkuantan, mayat bayi yang diduga kuat hasil hubungan gelap itu akan dimakamkan di Desa Tanjung oleh warga setempat.
"Tak jadi dikuburkan malam tadi, mayat diotopsi ke Rumkit Bhayangkara malam ini juga. Personel Polsek sudah berangkat dibawah pimpinan Kanit Reskrim," ujar Kapolsek Hulu Kuantan, AKP M Alchusorie kepada RiauIN.com, tadi pagi, Rabu (22/7/20) malam via WhatsApp.
Sekedar diketahui, kemarin sore masyarakat Hulu Kuantan gempar terkait penemuan sesosok mayat bayi terbungkus dalam plastik di pinggir Sungai Kuantan.
Mayat itu pertama kali ditemukan oleh Fitri tergeletak diatas batu di Pulau Gobah, Desa Tanjung, Kecamatan Hulu Kuantan.
Fitri saat itu hendak buang air ke sungai sekira pukul 17.00 WIB. Sesampainya di Sungai Kuantan, Fitri melihat ada kantong plastik di pinggir sungai. Saat itu Fitri melihat ada kaki manusia, kemudian ia langsung berlari ke rumahnya dan melaporkan kepada ibunya yang bernama Yuyun.
Sampai saat ini belum diketahui siapa pelaku bejat yang tega membuang bayi tak berdosa tersebut. Pihak kepolisian mengaku akan terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus tersebut. - hen
Berita Lainnya
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
LSM di Kuansing Ingatkan Plt Bupati Mukhlisin Waspadai Lingkaran ‘Penjilat’ Pasca-OTT KPK
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
Pemkab Kuansing Janjikan Hadiah Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional