BEM Umri Demo Tolak RUU Omnibus Law di DPRD Riau, Diikuti Mahasiswa Unand di Pekanbaru
RIAUIN.COM - Aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (BEM Umri) juga diikuti sejumlah mahasiswa dari Universitas Andalas (Unand) yang berada di Pekanbaru.
Mereka mendatangi gedung DPRD Riau, Jumat (17/7/2020) untuk menyampaikan aspirasi menolak RUU Omnibus Law.
"Kami mendesak DPR RI untuk tidak mengesahkan RUU Omnibuslaw. Sebab Omnibuslaw akan memudahkan masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia, memberikan celah kepada pengusaha untuk memberhentikan para pekerja yang tidak sesuai dengan keinginannya," kata Koordinator Aksi, Ahmad Zikri di depan gedung DPRD Riau.
Dikatakan, dengan Omnibus Law.sangat merugikan para pekerja. Antara lain menetapkan gaji berdasarkan jam kerja dan dihapuskannya hak pekerja, terutama pekerja wanita yang sedang haid dan hamil.
"Kerugian lainnya dari UU ini adalah akan adanya krisis lingkungan karena pengusaha mendapatkan banyak kemudahan dalam berusaha yang mengabaikan keselamatan lingkungan. Ditambah lagi dihapuskannya sanksi pidana bagi pengusaha yang tidak memberikan hak-hak buruh," ujar mahasiswa.
Ditambahkan mahasiswa lain, Edo Cipta, BEM Umri menuntut DPRD Provinsi Riau sebagai representatif masyarakat Riau untuk menolak RUU Omnibus Law.
"Kami sepakat untuk berjuang terus mengagalkan RUU Omnibus Law sebab RUU ini tidak pro terhadap rakyat kecil," kata Edo dengan lantang.
Aksi demo puluhan mahasiswa tersebut diterima anggota DPRD yang berjanji akan menyampaikannya ke pusat. - fbh
Berita Lainnya
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru