Data BPS, Jumlah Penduduk Miskin di Riau Turun 0,26 Point
RIAUIN.COM- Jumlah penduduk miskin atau penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan di Provinsi Riau pada bulan Maret 2020 sebanyak 483,39 ribu jiwa. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 0,26 poin dibanding Maret 2019.
Kepala Bidang Stastistik Sosial BPS Provinsi Riau, Ahmad Azhari, Rabu (15/7/2200) saat rilis berita resmi Statistik tentang profil kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Provinsi Riau pada Maret 2020 secara virtual.
"Terjadi penurunan jumlah penduduk miskin dibandingkan dengan kondisi Maret 2019 sebesar 7,33 ribu jiwa. Sementara jika dibandingkan kondisi September 2019 mengalami penurunan sebesar 0,53 ribu jiwa," katanya.
Dikatakan, sedangkan Garis Kemiskinan pada Maret 2020 di Provinsi Riau sebesar Rp.544.057 per kapita per bulan, meningkat 8,68 persen dari Maret 2019 yang sebesar Rp.500.612 per kapita per bulan.
"Begitu pula bila dibandingkan dengan September 2019 yang sebesar Rp.524.861 per kapita per bulan, mengalami peningkatan sebesar 3,66 persen," jelasnya.
Indeks kedalaman kemiskinan (P1) dan indeks keparahan kemiskinan (P2 di Provinsi Riau mengalami peningkatan pada periode Maret 2019 – Maret 2020. P1 meningkat dari 1,13 menjadi 1,14 dan P2 meningkat dari 0,27 menjadi 0,28.
Peningkatan juga terjadi jika dibandingkan dengan kondisi September 2019, P1 meningkat dari 1,11 menjadi 1,14 dan P2 meningkat dari 0,25 menjadi 0,28. Pada periode Maret 2019-Maret 2020, Gini Ratio Provinsi Riau mengalami penurunan, dari 0,334 pada Mare 2019 turun menjadi 0,329 pada Maret 2020.
Sedangkan jika dibandingkan dengan September 2019, juga terjadi sedikit penurunan, dimana Gini Ratio pada Maret 2019 adalah sebesar 0,331. (rls/vie)
Berita Lainnya
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru
BPBD Riau Buka Suara Soal Titik Api Karhutla Inhil yang Menyala Lagi
Riau Usul Tambahan 199 Ribu KL Bio Solar dan Pertalite ke BPH Migas
BMKG Deteksi 4.229 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 346 Hotspot
Sekdaprov Minta ASN Pemprov Riau Terapkan Nilai Budaya Melayu dalam Pelayanan Publik
Ancam Kehilangan Bantuan Pusat, DPRD Riau Desak RSUD Arifin Achmad Bangun Gedung Kedokteran Nuklir
Luas Karhutla Riau Capai 18,7 Ribu Hektar, Enam Daerah Laporkan Titik Baru