Cegah Karhutla, Ini 3 Konsep Kadis LHK Riau yang Baru Dilantik
PEKANBARU, RiauIN.com - Untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau, Maamun Murod menawarkan tiga konsep. Konsep tersebut diharapkan bisa mencegah persoalan karhutla di Bumi Lancang Kuning.
"Saya berharap kedepan itu dalam menyelesaikan asap kita tidak bertindak sebagai pemadam kebakaran. Tapi solusinya kita mengantisipasi agar Karhutla tidak terjadi," kata Maamun Murod, Kamis (18/6/2020).
Karena itu, Maamun Murud yang baru dilantik Gubernur Riau sebagai Kepala Dinas LHK Riau ini menawarkan tiga konsep menyelesaikan persoalan Karhutla di Riau.
"Ada tiga konsep yang ingin saya tawarkan. Pertama bagaimana kita menguatkan kelembagaan ditingkat kapak yang berbasis pemberdayaan masyarakat lokal. Kedua bagaimana kita melakukan penataan open akses yang saat ini masih cukup besar di Riau," jelasnya.
Open akses dimaksud Murod adalah kawasan hutan, konservasi, hutan lindung, hutan produksi yang tidak ada pengelola diatasnya.
"Open akses ini menjadi potensi para pihak yang bisa masuk di area itu, dan berupaya untuk memanfaatkannya. Nah disitulah cikal bakal terjadinya kebakaran," ujarnya.
Konsep ketiga yang ditawarkan Murod adalah penanggulangan Karhutla berbasis partisipasif. Dimana daerah yang didominasi dengan gambut yang di dalamnya ada perusahaan tentu perlu diselesaikan bersama.
"Kenapa gambut sering kebakaran, tentu ini ada permasalahan. Makanya bagaimana kita memastikan gambut tetap basah, dengan upaya bloking kanal atau bloking aliran yang langsung ke laut," sebutnya.
Dia menambahkan, untuk membuat bloking kanal ini tentu membutuhkan biayanya sangat tinggi, sehingga perlu keterlibatan semua pihak.
"Keterlibatan semua pihak sangat penting untuk bloking kanal, baik dari pusat, daerah, masyarakat. Termasuk dunia usaha perlu terlibat menyelesaikan persoalan ini," tukasnya. (nal/mcr)
Berita Lainnya
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
Jumlah Hotspot di Riau Turun Drastis, Sisa 10 Titik
Pemprov Riau Libatkan Pemerintahan Desa untuk Perketat Pengawasan Karhutla