PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
DPRD Pekanbaru Melalui Komisi IV Meminta Pemko Pekanbaru Lakukan Peremajaan Angkutan Umum
PEKANBARU -DPRD kota Pekanbaru Melalui Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Roni Amriel, meminta Pemerintah Kota (Pemko) untuk segera melakukan peremajaan sejumlah angkutan umum (Angkot) yang ada di Pekanbaru.
Ketua Komisi IV ini menilai dari 600-800 angkot yang beroperasi, rata-rata adalah produksi tahun lama dan sudah tidak layak jalan.
Kendala dari Angkot tersebut saat beroperasional bukan hanya mesin dari kendaraan tersebut yang bermasalah, akan tetapi banyak di antara body kendaraan yang tampak berkarat parah dan jok tempat duduk terkelupas di sana-sini.
"Setiap rapat kerja dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru kami selalu menegaskan agar angkot-angkot yang ada dan telah dimakan usia agar dapat diremajakan.
Sebaiknya terkait keberadaan angkot yang sudah tua tidak diberi izin operasional," ungkap ketua komisi IV DPRD kota Pekanbaru Senin (10/4/2017).
Politisi Partai Golkar ini juga menyarankan agar semua pengusaha-pengusaha angkot yang ada untuk bisa bekerjasama dengan pemerintah kota Pekanbaru agar angkot yang ada dijadikan feeder bus atau sebagai pengumpan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP).
"Permintaan masyarakat kota Pekanbaru terhadap angkutan umum ini diharapkan bisa terpenuhi, bahkan jalan-jalan yang tidak bisa dilalui TMP ini tentunya dapat dimasuki oleh angkot-angkot yang ada setelah dilakukan peremajaannya sebelum beroperasional.
Tentunya dengan cara melibatkan angkot yang ada dengan menginventarisir dan mengkomunikasikannya dengan pengusaha-pengusaha angkot tersebut. Ujarnya
Ketua komisi IV ini juga berpesan agar angkot dijadika feeder bus dapat melibatkan pengusaha-pengusaha angkot secara maksimal, sehingga nantinya dari program ini tidak ada pengangguran yang ditimbulkan akibat peremajaan 600-800 angkot yang ada karena difungsikan menjadi feeder bus.
Dengan adanya peremajaan angkot yang baru tentunya masyarakat akan mendapatkan fasilitas transportasi yang nyaman dan aman serta dengan keberadaan feeder bus nantinya TMP juga menjadi terbantu.
karena daerah-daerah yang tidak bisa dilalui TMP bisa dimasuki angkot. Ini sudah sering disampaikan, kita hanya tinggal menunggu action plan yang dilakukan Dishub Kota Pekanbaru, ujarnya.*(heri)
Ketua Komisi IV ini menilai dari 600-800 angkot yang beroperasi, rata-rata adalah produksi tahun lama dan sudah tidak layak jalan.
Kendala dari Angkot tersebut saat beroperasional bukan hanya mesin dari kendaraan tersebut yang bermasalah, akan tetapi banyak di antara body kendaraan yang tampak berkarat parah dan jok tempat duduk terkelupas di sana-sini.
"Setiap rapat kerja dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru kami selalu menegaskan agar angkot-angkot yang ada dan telah dimakan usia agar dapat diremajakan.
Sebaiknya terkait keberadaan angkot yang sudah tua tidak diberi izin operasional," ungkap ketua komisi IV DPRD kota Pekanbaru Senin (10/4/2017).
Politisi Partai Golkar ini juga menyarankan agar semua pengusaha-pengusaha angkot yang ada untuk bisa bekerjasama dengan pemerintah kota Pekanbaru agar angkot yang ada dijadikan feeder bus atau sebagai pengumpan bus Trans Metro Pekanbaru (TMP).
"Permintaan masyarakat kota Pekanbaru terhadap angkutan umum ini diharapkan bisa terpenuhi, bahkan jalan-jalan yang tidak bisa dilalui TMP ini tentunya dapat dimasuki oleh angkot-angkot yang ada setelah dilakukan peremajaannya sebelum beroperasional.
Tentunya dengan cara melibatkan angkot yang ada dengan menginventarisir dan mengkomunikasikannya dengan pengusaha-pengusaha angkot tersebut. Ujarnya
Ketua komisi IV ini juga berpesan agar angkot dijadika feeder bus dapat melibatkan pengusaha-pengusaha angkot secara maksimal, sehingga nantinya dari program ini tidak ada pengangguran yang ditimbulkan akibat peremajaan 600-800 angkot yang ada karena difungsikan menjadi feeder bus.
Dengan adanya peremajaan angkot yang baru tentunya masyarakat akan mendapatkan fasilitas transportasi yang nyaman dan aman serta dengan keberadaan feeder bus nantinya TMP juga menjadi terbantu.
karena daerah-daerah yang tidak bisa dilalui TMP bisa dimasuki angkot. Ini sudah sering disampaikan, kita hanya tinggal menunggu action plan yang dilakukan Dishub Kota Pekanbaru, ujarnya.*(heri)
Berita Lainnya
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta