Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
Tim Medis Kesulitan Melacak Tunawisma di Pekanbaru yang Positif Corona
PEKANBARU, RiauIN.com - Tim medis yang tergabung di Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau hingga kini belum mengetahui asal-usul penyebab terpaparnya tunawisma berinisial S (60), yang ditemukan tergeletak di halte bus depan Purwodadi, Jalan HR Soebrantas, Panam, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.
"Sampai saat ini kami belum mengetahui, dari mana awalnya tuna wisma ini terpapar Covid-19. Ini kami juga kesulitan melacaknya,"kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dr Indra Yovi, Jumat (8/5/2020).
Apalagi kata Yovi, kondisi kesehatan pasien S ini sangat memprihatinkan. Dia juga memiliki penyakit ginjal akut, yang mengharuskannya untuk cuci darah.
"Sehingga kami sulit untuk berkomunikasi. Padahal kami ingin mencari informasi dari pasien, karena sebelumnya dia ini kan sering berseliweran di daerah itu sebelum ditemukan pingsan di halt bus," bebernya.
Yovi juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar tuna wisma itu, untuk tidak segan-segan memeriksakan diri. Apalagi, jika ada kontak langsung dengan pasien yang telah positif Covid-19 itu.
"Dalam video yang viral itu, kami melihat juga aparat kepolisian dan warga yang ikut membantu dan kontak langsung dengan tuna wisma itu. Kami minta agar bisa tes swab," ujarnya.
Yovi mengakui, memang saat mengeksekusi pasien S itu, pihak rumah sakit menggunakan APD Protokol Covid-19. Namun bagi masyarakat yang sebelum datang petugas medis, juga terlibat kontak dengan pasien itu.
Menurutnya, Diskes Kota pastinya melakukan tracing dengan pasien yang tidak pakai APD, termasuk polisi harus dilakukan tracing kontak. Hal ini penting untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.
Pada kesempatan itu, Yovi juga menyampaikan jika pasien S ini sudah dipindahkan ke RSUD Arifin Achmad. Sebelumnya, tuna wisma ini sempat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit swasta di daerah Panam, Pekanbaru.
Diketahui sebelumnya, tuna wisma ditemukan tergeletak di salah satu Halte di Jalan Soebrantas, Kecamatan Tampan. Akhirnya terkuak. Idenitas pria tersebut berinisial S (60). Sedangkan kaitannya dengan Covid-19. Awalnya, ia berstatus sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Setelah dilakukan tes swab, ternyata dia positif Covid-19.(nal).
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026