PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Peduli Covid-19 di Pekanbaru
PFI Pekanbaru Ikut Salurkan Sembako untuk Warga Tunanetra, Serentak di 3 Kota Sumatera
Penyerahan bantuan sembako kepada warga penyandang disabilitas tunanetra di Pekanbaru oleh PFI Pekanbaru. /pfi
PEKANBARU, RiauIN.com - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pekanbaru menggelar bakti sosial bekerjasama dengan XL Axiata untuk membantu penyandang disabilitas tunanetra di Kota Pekanbaru.
Kegiatan sosial di masa pandemi Covid-19 ini berlangsung serentak di tiga kota di Sumatera, Jumat (8/5/2020).
"Ada sebanyak 65 kepala keluarga yang kami bantu. Mereka adalah warga Pekanbaru penyandang disabilitas tunanetra yang tergabung dalam Persatuan Tunanetra Indonesia Kota Pekanbaru," kata Ketua PFI Pekanbaru, FB Rian Anggoro.
Dikatakan, kegiatan serupa juga digelar di Kota Medan dan Kota Palembang oleh masing-masing pengurus PFI di kota tersebut.
Semoga bantuan ini bermanfaat bagi mereka yang hidupnya makin susah akibat wabah Covid-19, " kata Ketua PFI Pekanbaru, FB Rian Anggoro.
Puluhan paket sembako yang diberikan terdiri dari beras, gula pasir dan minyak goreng. Pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban hidup para tunanetra yang kini kesulitan bekerja saat merebaknya wabah Covid-19.
Rian Anggoro mengatakan PFI Pekanbaru berterima kasih kepada XL Axiata yang ikut berkolaborasi dalam acara tersebut. Kegiatan bakti sosial bareng perusahaan operator telekomunikasi ini digelar serentak di tiga kota di Sumatera, melibatkan PFI di Kota Pekanbaru, Medan dan Palembang.
"Wabah ini Insya Allah bisa kita lalui apabila kita saling membantu sesama. Semua orang pasti terkena dampak wabah ini. Tapi ada yang lebih kurang beruntung yaitu para penyandang disabilitas. Tidak mudah bagi mereka pada saat sekarang ini mencari penghasilan, dan kita yang lebih beruntung harus membantu mereka, " katanya.
Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Pekanbaru, Suparman, sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan PFI Pekanbaru dan XL Axiata. Ia mengungkapkan bahwa anggotanya makin sulit mendapat pendapatan selama wabah COVID-19 meliputi wilayah ibu kota Provinsi Riau.
Menurut dia, Pertuni Kota Pekanbaru beranggotakan 65 kepala keluarga, sebagian besar bekerja sebagai tukang pijat, ada pula yang menjadi pengamen.
"Mayoritas anggota kita berprofesi sebagai tukang pijat. Hampir tidak ada orang yang mau pijat lagi," katanya.
Ia menuturkan, usaha layanan pijat sepi pelanggan sejak wabah COVID-19 masuk ke Pekanbaru. Langganan layanan pijat Suparman pun terus berkurang semasa wabah.
"Bulan Januari saya bisa dapat panggilan 80 orang, bulan Februari turun jadi 60 orang, bulan April turun tinggal 15 orang, dan bulan Mei ini baru satu orang," katanya.
Ia mengatakan bahwa tunanetra yang menjadi tukang pijat sudah sangat berhati-hati dalam menangani pelanggan agar tidak tertular virus corona. Mereka mengenakan masker dan mengukur suhu tubuh pelanggan untuk mendeteksi kemungkinan pelanggan sakit sebelum memijat.
"Kalau badannya panas kita lebih baik tidak memijatnya," kata Suparman.
Namun dia mengatakan bahwa kontak fisik langsung tidak bisa tidak dilakukan dalam memberikan layanan pijat. Tukang pijat tunanetra tidak bisa menggunakan sarung tangan karena mereka mengandalkan indra peraba dalam memberikan terapi pijat.
"Karena harus dengan sentuhan langsung orang jadi takut untuk pijat," katanya.(rls)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga