PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Putuskan Mata Rantai Covid-19
Walikota Pekanbaru: Seluruh Warga Tampan akan Jalani Rapid Test Massal
Firdaus. /net
PEKANBARU, RiauIN.com - Dari 28 orang pasien positif Corona yang ada di Pekanbaru, 11 diantaranya berada di Kecamatan Tampan. Oleh sebab itu, Walikota Pekanbaru Firdaus akan melaksanakan rapid test terhadap seluruh masyarakat di Kecamatan Tampan.
"Kasus terbanyak ada di Kecamatan Tampan, yang mencapai sebelas kasus. Kecamatan ini tertinggi dari kecamatan lainnya. Oleh karenanya, kita akan gelar rapid tes secara massal, ini untuk antisipasi adanya pasien tanpa gejala di zona merah," paparnya kepada wartawan, Rabu (6/5/2020).
Walikota menyebut bahwa pemerintah kota sudah memberi pehamanan kepada masyarakat di Kecamatan Tampan. Namun masih saja banyak masyarakat yang beraktivitas di luar.
Maka untuk antisipasi penyebaran covid harus tetap berada di rumah, bila memang tidak ada kepentingan di luar," ulasnya.
Ia mengingatkan agar masyarakat yang baru datang di luar kota jangan sampai pergi ke luar rumah.
Apalagi ada yang pulang dari Provinsi Jawa Barat ternyata banyak yang positif covid-19.
"Jadi mereka datang dari luar kota, celakanya tanpa gejala. Maka sudah kita perintahkan dengan siapa saja mereka sudah kontaknya," jelasnya.
Proses penyekatan ruas jalan di Kota Pekanbaru selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II bakal berlangsung acak.
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru sudah berkordinasi dengan Polresta Pekanbaru terkait penyekatan jalan.
Ruas jalan yang mengalami penyekatan adalah ruas jalan padat lalu lintas. Ruas tersebut yakni Jalan Jendral Sudirman, Jalan HR Soebrantas, Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Ahmad Yani.
Pola penyekatan pun mengalami perubahan, bergantung tingkat kepadatan arus lalu lintas.
"Jadi kami lakukan monitoring setiap hari jalur padat, kami ingin berikan efek. Bila tidak penting jangan keluar saat PSBB," terang Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso kepada Tribun, Rabu (6/5/2020).
Menurutnya, tim gabungan nantinya melalukan penyekatan di titik yang padat kendaraan.
Hingga Rabu 6 Mei 2020, total kasus positif Covid-19 di Pekanbaru ada 28 kasus.
10 pasien positif masih dirawat, 14 pasien sembuh dan 4 pasien positif meninggal dunia.
Total PDP hingga hari ini 356 pasien, 184 dirawat, 37 meninggal dunia dan 135 sehat.
Sementara itu jumlah total ODP 4189, 3933 selesai pemantauan dan masih ada 256 orang dalam proses pemantauan.(fbh)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga