PILIHAN
Peduli Covid-19 Indonesia
BLT Dana Desa Covid-19 Diberikan Selama Tiga Bulan, Mendes: Rp600 Ribu Per Keluarga
Warga miskin berhak menerima BLT Dana Desa. /net
JAKARTA, RiauIN.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengatakan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa akan diberikan kepada keluarga penerima manfaat sebesar Rp600 ribu per bulan. BLT Dana Desa akan diberikan selama tiga bulan, yakni April, Mei dan Juni 2020.
Abdul Hakim menyebutkan BLT Dana Desa diberikan kepada setiap kepala keluarga sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan berturut-turut.
"Sehingga setiap keluarga total akan mendapatkan Rp1,8 juta selama tiga bulan," ujarnya.
Ia menambahkan, keluarga yang berhak mendapatkan BLT Dana Desa yaitu yang terdampak ekonomi akibat Covid-19. Kemudian kehilangan mata pencaharian, atau buruh harian misalnya tukang batu, kuli bangunan yang terkena dampak Covid-19.
"Intinya yang kehilangan mata pencaharian maka berhak dapat dana BLT Dana Desa. Pemerintah memberikan kepada 12,48 juta keluarga penerima manfaat," kata Halim melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (27/4/2020).
Halim mengatakan total Dana Desa yang akan dialihkan menjadi bantuan langsung tunai mencapai Rp24,47 triliun atau sekitar 30 persen dari total anggaran Dana Desa yang dialokasikan dalam APBN 2020 sebesar Rp72 triliun.
Desa yang menerima Dana Desa Rp800 juta, pengalokasian untuk bantuan langsung tunai maksimal 25 persen. Untuk desa yang mendapatkan Dana Desa hingga Rp1,2 miliar bisa mengalokasikan bantuan langsung tunai paling banyak 30 persen.
Baca Juga:
Dedangkan desa yang mendapatkan Dana Desa lebih dari Rp1,2 miliar dapat mengalokasikan bantuan langsung tunai maksimal 35 persen dari Dana Desa. Halim menjamin bantuan langsung tunai yang bersumber dari Dana Desa tersebut tidak akan tumpang tindih dengan program bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan.
"BLT dana desa hanya dikhususkan untuk masyarakat yang terdampak ekonomi akibat virus corona penyebab Covid 19," katanya, seperti diberitakan Republika.co.id.
Halim menjamin penerima Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, dan Kartu Prakerja tidak akan mendapatkan bantuan langsung tunai dana desa.(*/gha)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing