PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Melawan Covid-19
Warga Tampan Banyak yang Cuek Covid-19, Camat Ingatkan Ada 251 Aparat Gabungan
Aktivitas di Jalan HR Soebrantas sebagai jalan utama di Kecamatan Tampan yang masih terlihat ramai. /gha
PEKANBARU, RiauIN.com - Kendati pandemi Covid-19 terus menghantui masyarakat, namun masyarakat di Kecamatan Tampan Pekanbaru masih saja banyak yang keluar rumah.
Aktivitas sehari-hari di sekitar Panam tetap ramai seperti hari biasa. Bahkan pada malam hari terlihat lebih ramai lagi, jalanan HR Soebrantas dan sekitarnya terlihat banyak yang lalu lalang.
Padahal Camat Tampan Liswarti mengaku sudah kerap mengimbau masyarakat Tampan agar tetap berada di rumah selama pandemi Covid-19. Ia berulang kali melakukan imbauan bersama Kapolsek dan Danramil.
"Sekarang sudah ada aparat gabungan juga melakukan razia terhadap pengendara yang tidak memakai masker. Mereka juga membentuk RW Siaga Covid-19 guna mengoptimalkan pencegahan," kata Liswarti, Senin (20/4/2020).
Dikatakan, ada 251 personel gabungan menyebar di Kecamatan Tampan. Mereka mengawasi masyarakat yang masih saja beraktivitas di luar rumah.
"Selama PSBB diterapkan di Pekanbaru, maka kami ingin masyarakat tetap saja di rumah. Kalau harus betul-betul keluar rumah karena sesuatu yang penting maka ikuti aturan PSBB. Misalnya wajib mengenakan masker, dan aturan berkendara lainnya," kata Camat yang berjilbab ini.
Liswarti juga mengingatkan agar RW dan RT bisa mengimbau masyarakat untuk sementara tidak beribadah di masjid atau mushala. Ia melihat saat ini aktivitas di masjid dan mushala masih terlihat.
"Kami ingatkan RT dan RW untuk imbau warga tidak beribadah di masjid atau mushala untuk sementara. Kami imbau beribadah di rumah saja dulu," paparnya.
Dia juga mengajak agar masyarakat yang punya gejala Covid-19 untuk segera berobat. Ia mengimbau agar masyarakat juga terbuka dengan riwayat perjalannya
Ia menyayangkan ada masyarakat yang menyembunyikan gejala Covid-19. Hal itu jelas membahayakan orang di sekitarnya.
Ada kasus di Tampan yang ternyata datang dari luar kota, namun tidak melapor. "Maka kami ingatkan agar terbuka saja, Jangan sampai takut dikucilkan, terbuka saja," ajaknya.
Tampan merupakan daerah yang paling banyak pasien positif Corona di Pekanbaru. Dari 17 positif Corona, 8 diantaranya warga Tampan. (rls/gha)
Berita Lainnya
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
Satu Bulan Sebelum Tenggat, Pemko Pekanbaru Sterilkan Kabel Jaringan Ronggo Warsito Demi Keselamatan
Banggar DPRD Pekanbaru Sisir Anggaran Perbaikan Belasan Kelas Rusak di KUA-PPAS 2027
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
Satu Bulan Sebelum Tenggat, Pemko Pekanbaru Sterilkan Kabel Jaringan Ronggo Warsito Demi Keselamatan
Banggar DPRD Pekanbaru Sisir Anggaran Perbaikan Belasan Kelas Rusak di KUA-PPAS 2027