PILIHAN
Pandemi Global Covid-19
Terperangkap" Lockdown, Puluhan Ribu TKI di Malaysia Tak Bisa Pulang ke Indonesia
Sejumlah TKI di Malaysia meminta perhatian serius pemerintah RI, Kamis (16/4/2020). (F: net)
JAKARTA, Riauin.com - Pemerintah Indonesia didesak untuk segera memulangkan pekerja migran di Malaysia di tengah pandemi Covid-19 karena mereka tidak bisa bekerja lagi sehingga kesulitan memenuhi keperluan sehari-hari.
Hal itu diutarakan oleh direktur eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo. Menurutnya, akibat wabah virus corona sejak Januari lalu dan dengan diterapkannya karantina wilayah – di Malaysia disebut Perintah Kawalan Pergerakan – membuat para pekerja Indonesia di Malaysia dalam posisi rentan dan terperangkap.
Ia memperkirakan puluhan ribu tenaga kerja Indonesia berniat pulang dalam beberapa pekan ke depan.
"Hal yang paling konkret yang dialami pekerja migran kita adalah mereka yang sekarang ini terperangkap dalam pemberlakuan lockdown di Malaysia.
"Pemantauan sampai minggu yang lalu, sudah hampri 40.000 pekerja migran kita dari wilayah Malaysia itu sudah menyeberang, terutama ke pelabuhan-pelabuhan di kepulauan Riau. Nah, ini yang saya kira harus menjadi perhatian," ujar Wahyu kepada BBC News Indonesia, Kamis (16/04).
Ia juga merujuk pada data Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang memprediksi sampai bulan Mei akan ada sekitar 38.000 pekerja migran yang akan kembali ke Indonesia.
Wahyu menambahkan bahwa pemerintah harus memperhatikan agar kebutuhan mereka juga terpenuhi.
Di sisi lain, pemerintah, melalui BP2MI mengatakan sedang menyiapkan skenario pemulangan para pekerja migran.
Kepala BP2MI Benny Ramdhani, yang baru saja dilantik pada jabatan barunya itu pekan ini, mengatakan hal tersebut merupakan prioritasnya saat ini.
"Kita ingin menjamin, dari ujung kepala sampai ujung kaki, mereka yang namanya pekerja migran agar diberikan kenyamanan, keamanan, masuk lewat airport, pelabuhan, lintas batas, walaupun tetap mengikuti stardarisasi protokol kesehatan, dan kita ingin memastikan mereka nanti tiba di kampung halamnnya masing-masing," kata Benny melalui sambungan telepon.
Namun demikian, ia belum bisa menjabarkan rencana pemerintah secara detil.(vivanews/vie)
Berita Lainnya
KPU Riau Kembalikan SILPA Rp53,7 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Apresiasi Transparansi
Tingkat Partisipasi Pemilih Tinggi, PSU di Siak Berlangsung Damai
KPU Riau Larangan Paslon Kampanye di Lokasi PSU Pilkada Siak
Raih 11 Penghargaan, KPU Pekanbaru Terbaik dalam Penyelenggaraan Pemilu se-Riau
KPU Siak Tunggu Instruksi KPU Pusat Terkait Pilkada Ulang di 3 TPS
MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Siak di Desa Jayapura, Buantan Besar dan RSUD
KPU Riau Kembalikan SILPA Rp53,7 Miliar ke Kas Daerah, Gubernur Apresiasi Transparansi
Tingkat Partisipasi Pemilih Tinggi, PSU di Siak Berlangsung Damai
KPU Riau Larangan Paslon Kampanye di Lokasi PSU Pilkada Siak
Raih 11 Penghargaan, KPU Pekanbaru Terbaik dalam Penyelenggaraan Pemilu se-Riau
KPU Siak Tunggu Instruksi KPU Pusat Terkait Pilkada Ulang di 3 TPS
MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Siak di Desa Jayapura, Buantan Besar dan RSUD