PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Gubri Paparkan Kebijakan Pemprov Atasi Merebaknya Virus Covid-19
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar pimpin pertemuan dengan PWI Riau dan Pemred media di Riau membahas kebijakan dalam upaya penanganan Covid-19 dan penanganan dampak sosial ekonomi di Provinsi Riau, Jumat (3/4/2020).
Pertemuan di Gedung Daerah ini juga dihadiri Kapolda Riau, Danrem, dan Ketua DPRD Riau.
Dalam paparannya Gubri merunut kebijakan yang diambil Pemprov Riau dalam menangani dan menanggulangi pandemi Covid-19 yang titik besarnya ada 19 poin.
"ODP Covid-19 di Riau saat ini berjumlah 20.178 orang. Namun sudah berkurang 2.531 Orang karena selesai pemantauan. Namun beberapa hari ini akan banyak yang masuk ke Riau karena pulang, seperti TKI dan juga dari Jawa, seperti mahasiswa," jelas Gubri.
Setiap yang masuk ke Riau dari daerah terjangkit Covid-19 akan dimasukkan dalam daftar ODP, yang harus dipantau 14 hari dan isolasi mandiri.
Sementara dalam kebijakan yang dipaparkan Gubri, diantaranya penanganan pemulangan TKI dari Malaysia melalui Riau.
Pemerintah Provinsi Riau juga menunjuk 47 rumah sakit rujukan. Menyediakan tenaga medis untuk penanganan Covid-19 dan menyediakan insentif untuk paramedis tersebut.
"Termasuk menyediakan tempat peristirahatan bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19," kata Gubri lagi.
Selanjutnya, menjalin koordinasi antara Pemprov Riau dengan kabupaten dan kota se Riau.
"Termasuk melakukan upaya pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19. Mempersiapkan sarana dan prasarana Labkesda untuk uji tes swab virus Corona, yang masih menunggu persetujuan Kemenkes," jelasnya.(int/nol)
Pertemuan di Gedung Daerah ini juga dihadiri Kapolda Riau, Danrem, dan Ketua DPRD Riau.
Dalam paparannya Gubri merunut kebijakan yang diambil Pemprov Riau dalam menangani dan menanggulangi pandemi Covid-19 yang titik besarnya ada 19 poin.
"ODP Covid-19 di Riau saat ini berjumlah 20.178 orang. Namun sudah berkurang 2.531 Orang karena selesai pemantauan. Namun beberapa hari ini akan banyak yang masuk ke Riau karena pulang, seperti TKI dan juga dari Jawa, seperti mahasiswa," jelas Gubri.
Setiap yang masuk ke Riau dari daerah terjangkit Covid-19 akan dimasukkan dalam daftar ODP, yang harus dipantau 14 hari dan isolasi mandiri.
Sementara dalam kebijakan yang dipaparkan Gubri, diantaranya penanganan pemulangan TKI dari Malaysia melalui Riau.
Pemerintah Provinsi Riau juga menunjuk 47 rumah sakit rujukan. Menyediakan tenaga medis untuk penanganan Covid-19 dan menyediakan insentif untuk paramedis tersebut.
"Termasuk menyediakan tempat peristirahatan bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19," kata Gubri lagi.
Selanjutnya, menjalin koordinasi antara Pemprov Riau dengan kabupaten dan kota se Riau.
"Termasuk melakukan upaya pergeseran anggaran untuk penanganan Covid-19. Mempersiapkan sarana dan prasarana Labkesda untuk uji tes swab virus Corona, yang masih menunggu persetujuan Kemenkes," jelasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga