PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Firdaus: Pekanbaru Butuh Rp100 Miliar untuk Karantina Wilayah
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Kota Pekanbaru tengah mempersiapkan langkah untuk menerapkan karantina wilayah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).
Wali Kota Firdaus mengatakan, dari hasil rapat bersama jajaran instansi terkait, kalkulasi anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp100 miliar apabila karantina wilayah jadi diberlakukan di ibu kota Provinsi Riau ini.
"Butuh anggaran Rp100 miliar lebih. Tentunya tak cukup kalau hanya mengandalkan APBD," kata Firdaus kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).
Oleh karena itu, Firdaus menyebut, Pemko Pekanbaru tidak bisa bekerja sendiri dalam menjalankan kebijakan ini apabila diterapkan nantinya. Firdaus mengajak semua elemen masyarakat, terutama dari dunia bisnis ikut berkontribusi.
"Persoalan Covid-19 ini tidak bisa pemerintah atasi sendiri. Kita harus bersama-sama memeranginya, baik pemerintah, masyarakat dan juga dunia bisnis," kata Firdaus.
Jika karantina wilayah diterapkan, hal utama yang jadi perhatian adalah perhitungan eskalasi kebutuhan dasar, logistik, serta fasilitas kesehatan. Data terkait kebutuhan-kebutuhan tesebut disampaikan ke Pemerintah Provinsi Riau untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat.
"Jika karantina wilayah diterapkan, kita harus memasok kebutuhan masyarakat, apalagi masyarakat miskin dan prasejahtera," imbuhnya.
Sebab, selama masa karantina wilayah diberlakukan, masyarakat dilarang keluar rumah. Untuk kebutuhan pangan, akan dipasok oleh Pemko Pekanbaru.
"Kami sedang mendata para calon penerima kebutuhan pangan apabila karantina wilayah jadi diterapkan," kata Firdaus.(int/nol)
Wali Kota Firdaus mengatakan, dari hasil rapat bersama jajaran instansi terkait, kalkulasi anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp100 miliar apabila karantina wilayah jadi diberlakukan di ibu kota Provinsi Riau ini.
"Butuh anggaran Rp100 miliar lebih. Tentunya tak cukup kalau hanya mengandalkan APBD," kata Firdaus kepada wartawan, Rabu (1/4/2020).
Oleh karena itu, Firdaus menyebut, Pemko Pekanbaru tidak bisa bekerja sendiri dalam menjalankan kebijakan ini apabila diterapkan nantinya. Firdaus mengajak semua elemen masyarakat, terutama dari dunia bisnis ikut berkontribusi.
"Persoalan Covid-19 ini tidak bisa pemerintah atasi sendiri. Kita harus bersama-sama memeranginya, baik pemerintah, masyarakat dan juga dunia bisnis," kata Firdaus.
Jika karantina wilayah diterapkan, hal utama yang jadi perhatian adalah perhitungan eskalasi kebutuhan dasar, logistik, serta fasilitas kesehatan. Data terkait kebutuhan-kebutuhan tesebut disampaikan ke Pemerintah Provinsi Riau untuk diteruskan ke Pemerintah Pusat.
"Jika karantina wilayah diterapkan, kita harus memasok kebutuhan masyarakat, apalagi masyarakat miskin dan prasejahtera," imbuhnya.
Sebab, selama masa karantina wilayah diberlakukan, masyarakat dilarang keluar rumah. Untuk kebutuhan pangan, akan dipasok oleh Pemko Pekanbaru.
"Kami sedang mendata para calon penerima kebutuhan pangan apabila karantina wilayah jadi diterapkan," kata Firdaus.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga