PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Wali Kota Pekanbaru Belum Terapkan PSBB
PEKANBARU, Riauin.com -- Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT belum berencana menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ia memberlakukannya saat eskalasi penyebaran virus corona (Covid-19) meningkat drastis.
"Nanti kita berlalukan saat ada penyebarannya meningkat drastis," paparnya, Rabu (1/4/2020).
Saat penerapan PSBB masyarakat nantinya hanya berada di rumah. Akses masuk ke Kota Pekanbaru pun dibatasi.
Masyarakat tidak bisa datang dan meninggalkan Kota Pekanbaru. Namun pasokan pangan dan logistik tetap diperbolehkan masuk.
Mereka yang keluar pada masa PSBB harus mendapat izin dari aparat keamanan yang berjaga dari TNI dan Polri. Masyarakat hanya mendapat izin untuk keluar membeli makanan dan obat-obatan.
Firdaus menyebut, sudah melakukan pembatasan aktivitas masyarakat secara bertahap. Saat ini sejumlah pekerja menerapkan work from home.
Peserta didik dan guru melakukan aktivitas belajar mengajar di rumah. Aktivitas yang mengumpulkan banyak orang ditiadakan.
Firdaus menyatakan, Pekanbaru siap memberlakukan PSBB bila eskalasi kasus Covid-19 tinggi. Ia mengimbau masyarakat agar melakukan banyak beraktivitas di rumah.
Saat ini di sejumlah kecamatan masih terlihat masyarakat yang beraktivitas di luar rumah hingga tengah malam. Firdaus menyayangkan masih adanya masyarakat yang menganggap remeh Covid-19.
"Kami terus melakukan sosialisasi, agar melakukan karantina mandiri di rumah," paparnya. (*)
"Nanti kita berlalukan saat ada penyebarannya meningkat drastis," paparnya, Rabu (1/4/2020).
Saat penerapan PSBB masyarakat nantinya hanya berada di rumah. Akses masuk ke Kota Pekanbaru pun dibatasi.
Masyarakat tidak bisa datang dan meninggalkan Kota Pekanbaru. Namun pasokan pangan dan logistik tetap diperbolehkan masuk.
Mereka yang keluar pada masa PSBB harus mendapat izin dari aparat keamanan yang berjaga dari TNI dan Polri. Masyarakat hanya mendapat izin untuk keluar membeli makanan dan obat-obatan.
Firdaus menyebut, sudah melakukan pembatasan aktivitas masyarakat secara bertahap. Saat ini sejumlah pekerja menerapkan work from home.
Peserta didik dan guru melakukan aktivitas belajar mengajar di rumah. Aktivitas yang mengumpulkan banyak orang ditiadakan.
Firdaus menyatakan, Pekanbaru siap memberlakukan PSBB bila eskalasi kasus Covid-19 tinggi. Ia mengimbau masyarakat agar melakukan banyak beraktivitas di rumah.
Saat ini di sejumlah kecamatan masih terlihat masyarakat yang beraktivitas di luar rumah hingga tengah malam. Firdaus menyayangkan masih adanya masyarakat yang menganggap remeh Covid-19.
"Kami terus melakukan sosialisasi, agar melakukan karantina mandiri di rumah," paparnya. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga