PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
DPRD Riau Minta Bupati dan Walikota Bersinergi dengan Pemprov Atasi Virus Corona
PEKANBARU, Riauin.com - DPRD Provinsi Riau meminta seluruh bupati dan walikota se-Riau proaktif dalam mencegah dan menangani Covid-19 di Bumi Lancang Kuning.
Salah satunya adalah mengikuti instruksi presiden untuk melakukan pergeseran anggaran di APBD untuk penanganan virus corona.
"Kami imbau semua bupati dan walikota secara personal maupun kelembagaan agar berperan aktif mengikuti instruksi presiden dalam pergeseran anggatan APBD untuk pencegahan, pemutusan mata rantai corona dan pengamanan. Dalam level apapun, baik level ODP, PDP dan positif Corona tentunya," kata Hardianto.
Politisi Gerindra ini mengatakan, jangan biarkan Pemprov saja yang bekerja. Karena pasti ada batasannya. Karena itu, semua pihak harus bersinergi.
"Pemprov tidak bisa bekerja sendiri, semua punya batasan. Terutama dalam kebijakan, dan kemampuan APBD juga punya batasan," cakapnya.
Hal yang sama juga dikatakan Sekdaprov Yan Prana Jaya. Selain menyiapkan Rp80 miliar anggaran, Pemprov Riau berharap kabupaten/kota se-Riau juga bisa melakukan hal sama. Sehingga penanganan Covid-19 di Riau bisa dilakukan bersama.
"Kabupaten/kota juga harus backup, pemerintah provinsi ini kan sebagai koordinator. Makanya kita siapkan anggaran itu," cakapnya.(int/nol)
Salah satunya adalah mengikuti instruksi presiden untuk melakukan pergeseran anggaran di APBD untuk penanganan virus corona.
"Kami imbau semua bupati dan walikota secara personal maupun kelembagaan agar berperan aktif mengikuti instruksi presiden dalam pergeseran anggatan APBD untuk pencegahan, pemutusan mata rantai corona dan pengamanan. Dalam level apapun, baik level ODP, PDP dan positif Corona tentunya," kata Hardianto.
Politisi Gerindra ini mengatakan, jangan biarkan Pemprov saja yang bekerja. Karena pasti ada batasannya. Karena itu, semua pihak harus bersinergi.
"Pemprov tidak bisa bekerja sendiri, semua punya batasan. Terutama dalam kebijakan, dan kemampuan APBD juga punya batasan," cakapnya.
Hal yang sama juga dikatakan Sekdaprov Yan Prana Jaya. Selain menyiapkan Rp80 miliar anggaran, Pemprov Riau berharap kabupaten/kota se-Riau juga bisa melakukan hal sama. Sehingga penanganan Covid-19 di Riau bisa dilakukan bersama.
"Kabupaten/kota juga harus backup, pemerintah provinsi ini kan sebagai koordinator. Makanya kita siapkan anggaran itu," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga