PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
DPRD Riau Minta Bupati dan Walikota Bersinergi dengan Pemprov Atasi Virus Corona
PEKANBARU, Riauin.com - DPRD Provinsi Riau meminta seluruh bupati dan walikota se-Riau proaktif dalam mencegah dan menangani Covid-19 di Bumi Lancang Kuning.
Salah satunya adalah mengikuti instruksi presiden untuk melakukan pergeseran anggaran di APBD untuk penanganan virus corona.
"Kami imbau semua bupati dan walikota secara personal maupun kelembagaan agar berperan aktif mengikuti instruksi presiden dalam pergeseran anggatan APBD untuk pencegahan, pemutusan mata rantai corona dan pengamanan. Dalam level apapun, baik level ODP, PDP dan positif Corona tentunya," kata Hardianto.
Politisi Gerindra ini mengatakan, jangan biarkan Pemprov saja yang bekerja. Karena pasti ada batasannya. Karena itu, semua pihak harus bersinergi.
"Pemprov tidak bisa bekerja sendiri, semua punya batasan. Terutama dalam kebijakan, dan kemampuan APBD juga punya batasan," cakapnya.
Hal yang sama juga dikatakan Sekdaprov Yan Prana Jaya. Selain menyiapkan Rp80 miliar anggaran, Pemprov Riau berharap kabupaten/kota se-Riau juga bisa melakukan hal sama. Sehingga penanganan Covid-19 di Riau bisa dilakukan bersama.
"Kabupaten/kota juga harus backup, pemerintah provinsi ini kan sebagai koordinator. Makanya kita siapkan anggaran itu," cakapnya.(int/nol)
Salah satunya adalah mengikuti instruksi presiden untuk melakukan pergeseran anggaran di APBD untuk penanganan virus corona.
"Kami imbau semua bupati dan walikota secara personal maupun kelembagaan agar berperan aktif mengikuti instruksi presiden dalam pergeseran anggatan APBD untuk pencegahan, pemutusan mata rantai corona dan pengamanan. Dalam level apapun, baik level ODP, PDP dan positif Corona tentunya," kata Hardianto.
Politisi Gerindra ini mengatakan, jangan biarkan Pemprov saja yang bekerja. Karena pasti ada batasannya. Karena itu, semua pihak harus bersinergi.
"Pemprov tidak bisa bekerja sendiri, semua punya batasan. Terutama dalam kebijakan, dan kemampuan APBD juga punya batasan," cakapnya.
Hal yang sama juga dikatakan Sekdaprov Yan Prana Jaya. Selain menyiapkan Rp80 miliar anggaran, Pemprov Riau berharap kabupaten/kota se-Riau juga bisa melakukan hal sama. Sehingga penanganan Covid-19 di Riau bisa dilakukan bersama.
"Kabupaten/kota juga harus backup, pemerintah provinsi ini kan sebagai koordinator. Makanya kita siapkan anggaran itu," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat