PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Tingkatkan Literasi, OJK ToT Ratusan Guru di Riau
PEKANBARU - Sebagai salah satu sarana meningkatkan pemahaman keuangan kepada masyarakat sejak dini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Riau menggelar kegiatan Training of Trainers (ToT) Rabu (29/3/2017) untuk seluruh guru mata pelajaran ekonomi di seluruh SMA di Riau.
Kepala OJK Riau M Nurdin Subandi dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam rangka memberikan pembekalan kepada guru-guru SMA agar dapat memahami dengan baik tugas dan fungsi OJK dan industri jasa keuangan lainnya untuk selanjutnya diajarkan kembali kepada anak didik masing-masing.
"Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman keuangan atau literasi untuk masyarakat Riau. Kali ini guru yang kita beri pelatihan, sehingga bisa disampaikan pada murid di sekolahnya, " ujar Nurdin.
Dijelaskan Nurdin, persoalan utama yang dihadapi Indonesia adalah tingginya kesenjangan antara tingkat pemahaman (literasi) keuangan dengan tingkat akses (inklusi) keuangan.
"Saat ini untuk wilayah Provinsi Riau tingkat literasi keuangan sebesar 29,45% dan tingkat inklusi keuangan sebesar 69,45%," jelssnya.
Dikatakannya dengan tingkat inklusi yang tinggi namun dengan tingkat literasi yang masih relatif sangat rendah maka menunjukkan masyarakat dalam membeli produk dan jasa keuangan, masyarakat Indonesia belum sepenuhnya memahami karakteristik produk dan asa keuangan tersebut.
"Dengan ketidakpahaman tersebut akan berdampak pada tingginya tingkat pengaduan di masyarakat, " terangnya.
Oleh karena itu dengan adanya pelatihan ToT untuk para guru ini, tingkat literasi bisa ditingkatkan.
"Target kita di tahun 2019 tingkat literasi di Riau mencapai 75 persen. Kita akan terus berupaya agar target tersebut busa tercapai, " harapnya. (hrc)
Kepala OJK Riau M Nurdin Subandi dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam rangka memberikan pembekalan kepada guru-guru SMA agar dapat memahami dengan baik tugas dan fungsi OJK dan industri jasa keuangan lainnya untuk selanjutnya diajarkan kembali kepada anak didik masing-masing.
"Pelatihan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman keuangan atau literasi untuk masyarakat Riau. Kali ini guru yang kita beri pelatihan, sehingga bisa disampaikan pada murid di sekolahnya, " ujar Nurdin.
Dijelaskan Nurdin, persoalan utama yang dihadapi Indonesia adalah tingginya kesenjangan antara tingkat pemahaman (literasi) keuangan dengan tingkat akses (inklusi) keuangan.
"Saat ini untuk wilayah Provinsi Riau tingkat literasi keuangan sebesar 29,45% dan tingkat inklusi keuangan sebesar 69,45%," jelssnya.
Dikatakannya dengan tingkat inklusi yang tinggi namun dengan tingkat literasi yang masih relatif sangat rendah maka menunjukkan masyarakat dalam membeli produk dan jasa keuangan, masyarakat Indonesia belum sepenuhnya memahami karakteristik produk dan asa keuangan tersebut.
"Dengan ketidakpahaman tersebut akan berdampak pada tingginya tingkat pengaduan di masyarakat, " terangnya.
Oleh karena itu dengan adanya pelatihan ToT untuk para guru ini, tingkat literasi bisa ditingkatkan.
"Target kita di tahun 2019 tingkat literasi di Riau mencapai 75 persen. Kita akan terus berupaya agar target tersebut busa tercapai, " harapnya. (hrc)
Berita Lainnya
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta