PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Gubri Intruksikan Wali Kota Pekanbaru Tutup Hiburan Malam dan Warnet
PEKANBARU, Riauin.com - Untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona (Covid-19) di Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta Wali Kota Pekanbaru menutup sementara hiburan malam dan warung internet (Warnet).
Demikian disampaikan Gubri saat launching operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga menghadapi bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun 2020, di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/3/2020).
"Kemarin saya sudah intruksikan ke Wali Kota yang namanya tempat hiburan malam dan warnet untuk sementara tutup saja dalam dua minggu ini," pintanya.
Menurut Gubri, dalam stuasi saat ini lebih baik menyelamatkan orang banyak, daripada ada kepentingan individu yang itu tidak ada manfaatnya.
"Sebab tempat hiburan malam itu kan menampung orang banyak, kita tidak pernah tahu orang datang dari mana-mana. Begitu juga warnet banyak digunakan oleh anak-anak, yang seharusnya mereka belajar di rumah saat libur, tapi mereka malah main ke warnet," terangnya.
"Insya Allah kita akan selamat kalau kesadaran itu kuat. Karena namanya virus ini tak ada batas. Siapapun orangnya bisa saja kena. Kalau tapi kalau virus ini kita anggap biasa-biasa saja, maka itu berbahaya terhadap perkembangan virus Corona," tutupnya. (*)
Demikian disampaikan Gubri saat launching operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga menghadapi bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun 2020, di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/3/2020).
"Kemarin saya sudah intruksikan ke Wali Kota yang namanya tempat hiburan malam dan warnet untuk sementara tutup saja dalam dua minggu ini," pintanya.
Menurut Gubri, dalam stuasi saat ini lebih baik menyelamatkan orang banyak, daripada ada kepentingan individu yang itu tidak ada manfaatnya.
"Sebab tempat hiburan malam itu kan menampung orang banyak, kita tidak pernah tahu orang datang dari mana-mana. Begitu juga warnet banyak digunakan oleh anak-anak, yang seharusnya mereka belajar di rumah saat libur, tapi mereka malah main ke warnet," terangnya.
"Insya Allah kita akan selamat kalau kesadaran itu kuat. Karena namanya virus ini tak ada batas. Siapapun orangnya bisa saja kena. Kalau tapi kalau virus ini kita anggap biasa-biasa saja, maka itu berbahaya terhadap perkembangan virus Corona," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari