PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Gubri Intruksikan Wali Kota Pekanbaru Tutup Hiburan Malam dan Warnet
PEKANBARU, Riauin.com - Untuk mengantisipasi merebaknya virus Corona (Covid-19) di Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta Wali Kota Pekanbaru menutup sementara hiburan malam dan warung internet (Warnet).
Demikian disampaikan Gubri saat launching operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga menghadapi bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun 2020, di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/3/2020).
"Kemarin saya sudah intruksikan ke Wali Kota yang namanya tempat hiburan malam dan warnet untuk sementara tutup saja dalam dua minggu ini," pintanya.
Menurut Gubri, dalam stuasi saat ini lebih baik menyelamatkan orang banyak, daripada ada kepentingan individu yang itu tidak ada manfaatnya.
"Sebab tempat hiburan malam itu kan menampung orang banyak, kita tidak pernah tahu orang datang dari mana-mana. Begitu juga warnet banyak digunakan oleh anak-anak, yang seharusnya mereka belajar di rumah saat libur, tapi mereka malah main ke warnet," terangnya.
"Insya Allah kita akan selamat kalau kesadaran itu kuat. Karena namanya virus ini tak ada batas. Siapapun orangnya bisa saja kena. Kalau tapi kalau virus ini kita anggap biasa-biasa saja, maka itu berbahaya terhadap perkembangan virus Corona," tutupnya. (*)
Demikian disampaikan Gubri saat launching operasi pasar dalam rangka stabilisasi harga menghadapi bulan suci Ramadan dan hari raya Idul Fitri tahun 2020, di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/3/2020).
"Kemarin saya sudah intruksikan ke Wali Kota yang namanya tempat hiburan malam dan warnet untuk sementara tutup saja dalam dua minggu ini," pintanya.
Menurut Gubri, dalam stuasi saat ini lebih baik menyelamatkan orang banyak, daripada ada kepentingan individu yang itu tidak ada manfaatnya.
"Sebab tempat hiburan malam itu kan menampung orang banyak, kita tidak pernah tahu orang datang dari mana-mana. Begitu juga warnet banyak digunakan oleh anak-anak, yang seharusnya mereka belajar di rumah saat libur, tapi mereka malah main ke warnet," terangnya.
"Insya Allah kita akan selamat kalau kesadaran itu kuat. Karena namanya virus ini tak ada batas. Siapapun orangnya bisa saja kena. Kalau tapi kalau virus ini kita anggap biasa-biasa saja, maka itu berbahaya terhadap perkembangan virus Corona," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga