PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Riau Peringkat Tujuh DBD Terbanyak di Indonesia
PEKANBARU, Riauin.com - Di tengah pandemi virus Corona (covid-19) di Indonesia, ada persoalan kesehatan lainnya yang juga merengut korban jiwa sejak awal Januari hingga 11 Maret 2020, yakni demam berdarah dengue (DBD).
Dari laporan yang diungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Provinsi Riau menempati peringkat tujuh secara nasional, dengan jumlah 602 kasus dan 2 kematian. Di Indonesia tercatat 17.820 kasus demam berdarah sejak Januari hingga Maret 2020.
Direktur P2P Tular Vektor dan Zoonotik, Dr Siti Nadia Tarmizi menyebutkan, angka kasus DBD awal tahun 2020 lebih tinggi dari 2019 di bulan yang sama. Namun, angka kejadian kasus DBD di Indonesia justru lebih rendah dari tahun lalu.
Berikut ini 10 provinsi dengan jumlah kasus terbanyak hingga 11 Maret 2020:
1. Provinsi Lampung 3.423 kasus dan 11 orang meninggal dunia.
2. Provinsi Nusa Tenggara Timur 2.711 kasus dan 32 orang meninggal dunia.
3. Provinsi Jawa Timur 1.761 kasus dan 13 orang meninggal dunia.
4. Provinsi Jawa Barat 1.420 kasus dan 25 orang meninggal dunia.
5. Provinsi Jambi 703 kasus dan 1 orang meninggal dunia.
6. Provinsi Jawa Tengah 648 kasus dan 4 orang meninggal dunia.
7. Provinsi Riau 602 kasus dan 2 orang meninggal dunia.
8. Provinsi Sumatera Selatan 593 kasus dan 1 orang meninggal dunia.
9. Provinsi DKI Jakarta 583 kasus.
10. Provinsi Nusa Tenggara Barat 558 kasus dan 1 orang meninggal dunia. (grc)
Dari laporan yang diungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Provinsi Riau menempati peringkat tujuh secara nasional, dengan jumlah 602 kasus dan 2 kematian. Di Indonesia tercatat 17.820 kasus demam berdarah sejak Januari hingga Maret 2020.
Direktur P2P Tular Vektor dan Zoonotik, Dr Siti Nadia Tarmizi menyebutkan, angka kasus DBD awal tahun 2020 lebih tinggi dari 2019 di bulan yang sama. Namun, angka kejadian kasus DBD di Indonesia justru lebih rendah dari tahun lalu.
Berikut ini 10 provinsi dengan jumlah kasus terbanyak hingga 11 Maret 2020:
1. Provinsi Lampung 3.423 kasus dan 11 orang meninggal dunia.
2. Provinsi Nusa Tenggara Timur 2.711 kasus dan 32 orang meninggal dunia.
3. Provinsi Jawa Timur 1.761 kasus dan 13 orang meninggal dunia.
4. Provinsi Jawa Barat 1.420 kasus dan 25 orang meninggal dunia.
5. Provinsi Jambi 703 kasus dan 1 orang meninggal dunia.
6. Provinsi Jawa Tengah 648 kasus dan 4 orang meninggal dunia.
7. Provinsi Riau 602 kasus dan 2 orang meninggal dunia.
8. Provinsi Sumatera Selatan 593 kasus dan 1 orang meninggal dunia.
9. Provinsi DKI Jakarta 583 kasus.
10. Provinsi Nusa Tenggara Barat 558 kasus dan 1 orang meninggal dunia. (grc)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga