PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Riau Peringkat Tujuh DBD Terbanyak di Indonesia
PEKANBARU, Riauin.com - Di tengah pandemi virus Corona (covid-19) di Indonesia, ada persoalan kesehatan lainnya yang juga merengut korban jiwa sejak awal Januari hingga 11 Maret 2020, yakni demam berdarah dengue (DBD).
Dari laporan yang diungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Provinsi Riau menempati peringkat tujuh secara nasional, dengan jumlah 602 kasus dan 2 kematian. Di Indonesia tercatat 17.820 kasus demam berdarah sejak Januari hingga Maret 2020.
Direktur P2P Tular Vektor dan Zoonotik, Dr Siti Nadia Tarmizi menyebutkan, angka kasus DBD awal tahun 2020 lebih tinggi dari 2019 di bulan yang sama. Namun, angka kejadian kasus DBD di Indonesia justru lebih rendah dari tahun lalu.
Berikut ini 10 provinsi dengan jumlah kasus terbanyak hingga 11 Maret 2020:
1. Provinsi Lampung 3.423 kasus dan 11 orang meninggal dunia.
2. Provinsi Nusa Tenggara Timur 2.711 kasus dan 32 orang meninggal dunia.
3. Provinsi Jawa Timur 1.761 kasus dan 13 orang meninggal dunia.
4. Provinsi Jawa Barat 1.420 kasus dan 25 orang meninggal dunia.
5. Provinsi Jambi 703 kasus dan 1 orang meninggal dunia.
6. Provinsi Jawa Tengah 648 kasus dan 4 orang meninggal dunia.
7. Provinsi Riau 602 kasus dan 2 orang meninggal dunia.
8. Provinsi Sumatera Selatan 593 kasus dan 1 orang meninggal dunia.
9. Provinsi DKI Jakarta 583 kasus.
10. Provinsi Nusa Tenggara Barat 558 kasus dan 1 orang meninggal dunia. (grc)
Dari laporan yang diungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Provinsi Riau menempati peringkat tujuh secara nasional, dengan jumlah 602 kasus dan 2 kematian. Di Indonesia tercatat 17.820 kasus demam berdarah sejak Januari hingga Maret 2020.
Direktur P2P Tular Vektor dan Zoonotik, Dr Siti Nadia Tarmizi menyebutkan, angka kasus DBD awal tahun 2020 lebih tinggi dari 2019 di bulan yang sama. Namun, angka kejadian kasus DBD di Indonesia justru lebih rendah dari tahun lalu.
Berikut ini 10 provinsi dengan jumlah kasus terbanyak hingga 11 Maret 2020:
1. Provinsi Lampung 3.423 kasus dan 11 orang meninggal dunia.
2. Provinsi Nusa Tenggara Timur 2.711 kasus dan 32 orang meninggal dunia.
3. Provinsi Jawa Timur 1.761 kasus dan 13 orang meninggal dunia.
4. Provinsi Jawa Barat 1.420 kasus dan 25 orang meninggal dunia.
5. Provinsi Jambi 703 kasus dan 1 orang meninggal dunia.
6. Provinsi Jawa Tengah 648 kasus dan 4 orang meninggal dunia.
7. Provinsi Riau 602 kasus dan 2 orang meninggal dunia.
8. Provinsi Sumatera Selatan 593 kasus dan 1 orang meninggal dunia.
9. Provinsi DKI Jakarta 583 kasus.
10. Provinsi Nusa Tenggara Barat 558 kasus dan 1 orang meninggal dunia. (grc)
Berita Lainnya
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari