PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Gubri Imbau Masyarakat Kurangi Kegiatan Pertemuan
PEKANBARU, Riauin.com - Dalam upaya menangkal terjadinya penyebaran virus Corona di tengah masyarakat, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengimbau untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat berkumpul.
Hal ini disampaikan oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat melantik Kepengurusan BKKKS Provinsi Riau Periode Thn 2020 – 2025 di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Senin (16/3/2020) malam.
Dikatakan Gubri, imbauan ini khususnya ditujukan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan khalayak ramai.
“Sekarang pemerintah mengharapkan untuk masyarakat tidak mengikuti kegiatan-kegiatan terlebih dahulu. Sekarang tidak dianjurkan lagi adanya kegiatan-kegiatan yang dibuat oleh Pemerintah Derah (Pemda) dan masyarakat,†katanya, Senin (16/03/2020).
Syamsuar juga menghimbau kepada umat beragama untuk senantiasa melakukan ibadah di rumah. Sebab, ia mengatakan berkembangnya virus Corona banyak terjadi karena adanya agenda bersama atau pertemuan.
“Jadi artinya kita lebih baik sekarang ini bersama menjaga situasi yang kondusif, mudah-mudahan dengan adanya usaha ini, virus Corona tidak berkembang,†ujarnya.
Syamsuar menambahkan, saat ini Riau telah merawat 17 pasien suspect virus Corona. Diantaranya sembilan orang telah dinyatakan negatif dan sebagian sudah dipulangkan.
“Namun yang menjadi kekhawatiran kami saat ini, adanya masyarakat yang mengikuti pertemuan agama di Malaysia yang baru datang di Riau. Agenda tersebut banyak pesertanya terjangkit virus Corona,†pungkasnya.(*)
Hal ini disampaikan oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat melantik Kepengurusan BKKKS Provinsi Riau Periode Thn 2020 – 2025 di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Senin (16/3/2020) malam.
Dikatakan Gubri, imbauan ini khususnya ditujukan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat mengumpulkan khalayak ramai.
“Sekarang pemerintah mengharapkan untuk masyarakat tidak mengikuti kegiatan-kegiatan terlebih dahulu. Sekarang tidak dianjurkan lagi adanya kegiatan-kegiatan yang dibuat oleh Pemerintah Derah (Pemda) dan masyarakat,†katanya, Senin (16/03/2020).
Syamsuar juga menghimbau kepada umat beragama untuk senantiasa melakukan ibadah di rumah. Sebab, ia mengatakan berkembangnya virus Corona banyak terjadi karena adanya agenda bersama atau pertemuan.
“Jadi artinya kita lebih baik sekarang ini bersama menjaga situasi yang kondusif, mudah-mudahan dengan adanya usaha ini, virus Corona tidak berkembang,†ujarnya.
Syamsuar menambahkan, saat ini Riau telah merawat 17 pasien suspect virus Corona. Diantaranya sembilan orang telah dinyatakan negatif dan sebagian sudah dipulangkan.
“Namun yang menjadi kekhawatiran kami saat ini, adanya masyarakat yang mengikuti pertemuan agama di Malaysia yang baru datang di Riau. Agenda tersebut banyak pesertanya terjangkit virus Corona,†pungkasnya.(*)
Berita Lainnya
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
BPBD Pekanbaru Padamkan Kebakaran Lahan di Jalan Tuanku Tambusai akibat Pembakaran Sampah
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
Dinas Kesehatan Pekanbaru Distribusikan 11 Ribu Masker Guna Tekan Lonjakan 3.028 Kasus ISPA
Pasien Akibat Kabut Asap di Pekanbaru Melonjak hingga 300 Orang Tiap Hari