PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Pemprov Riau Harap Dunia Usaha Sentuh Episentrum Kebudayaan
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berharap dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat menyentuh episentrum kebudayaan hingga ke tingkat desa yang ada di kabupaten/kota wilayah setempat.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zein mengatakan, hal tersebut dimaksudkan agar pusat-pusat kebudayaan yang ada di daerah bisa berkembang lebih baik dan memiliki spesifikasi masing-masing.
"Pusat-pusat kebudayaan itu kan ada di kampung-kampung, kabupaten/kota, kita berkeinginan setiap kabupaten itu memiliki spesifik sendiri. Misalnya Kabupaten Rokan Hulu, menjadi sentra Koba. Karena Koba sudah mendapat pengakuan. Kemudian Siak menjadi sentra Zapin," kata Yose, Senin (2/3/2020) di Pekanbaru.
Dia mengatakan, saat ini Provinsi Riau telah mendapat pengakuan atas 41 warisan budaya tak benda (intangible) yang perlu terus mendapat pembinaan.
Karenanya, ia berharap, dunia usaha di Provinsi Riau dapat berkontribusi dalam pelestarian warisan budaya setempat.
"Ada 41 karya budaya melayu Riau yang telah mendapat pengakuan warisan budaya Indonesia, dan 41 karya budaya tersebut wajib mendapat pembinaan. Karena kalau tidak dapat pembinaan, pengakuannya terancam di cabut," ujarnya. (*)
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Yoserizal Zein mengatakan, hal tersebut dimaksudkan agar pusat-pusat kebudayaan yang ada di daerah bisa berkembang lebih baik dan memiliki spesifikasi masing-masing.
"Pusat-pusat kebudayaan itu kan ada di kampung-kampung, kabupaten/kota, kita berkeinginan setiap kabupaten itu memiliki spesifik sendiri. Misalnya Kabupaten Rokan Hulu, menjadi sentra Koba. Karena Koba sudah mendapat pengakuan. Kemudian Siak menjadi sentra Zapin," kata Yose, Senin (2/3/2020) di Pekanbaru.
Dia mengatakan, saat ini Provinsi Riau telah mendapat pengakuan atas 41 warisan budaya tak benda (intangible) yang perlu terus mendapat pembinaan.
Karenanya, ia berharap, dunia usaha di Provinsi Riau dapat berkontribusi dalam pelestarian warisan budaya setempat.
"Ada 41 karya budaya melayu Riau yang telah mendapat pengakuan warisan budaya Indonesia, dan 41 karya budaya tersebut wajib mendapat pembinaan. Karena kalau tidak dapat pembinaan, pengakuannya terancam di cabut," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga