PILIHAN
Pemkab Kampar Hibahkan 10 Ha Lahan untuk Tol Pekanbaru - Padang
BANGKINANG, Riauin.com - Pemerintah Kabupaten Kampar menghibahkan 10 hektare lahan untuk mendukung pembangunan ruas tol Pekanbaru - Padang.
Dengan dukungan itu, pengerjaan tol seksi Pekanbaru - Bangkinang sudah bisa dimulai. Seksi Pekanbaru-Bangkinang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari ruas jalan tol Pekanbaru - Padang.
Asisten II Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar Ir H Azwan, MSi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung sepenuhnya Program Strategis Nasional dan ini dibuktikan dengan telah disepakatinya hibah lahan pemda di Desa Kualu Nenas seluas 10 Ha lebih agar proyek tol ini bisa dimulai.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap semua komponen masyarakat mendukung program jalan tol ini dan juga meminta pihak PT Hutama Karya (Persero) dan HKI agar memperhatikan kelestarian lingkungan di sepanjang jalan tol ini nantinya.
"Alhamdulillah jalan tol seksi Pekanbaru - Bangkinang telah melewati tahapan persiapan yakni penerbitan SK Penlok yang sangat cepat dari target yang direncanakan berkat sinergi dari semua pihak, yakni dari Pemkab Kampar, Pemprov Riau, Kementerian PUPR, OPD terkait, dan para Kepala Desa yang berada pada jalur Jalan Tol,'' ujar Azwan.
Adapun setelah hibah dan tahap persiapan pekerjaan pada lahan tersebut, diperkirakan dalam bulan Februari 2020 rencana akan diagendakan ground breaking oleh pemerintah pusat, Gubernur Riau, dan Bupati Kampar. (int/nol)
Dengan dukungan itu, pengerjaan tol seksi Pekanbaru - Bangkinang sudah bisa dimulai. Seksi Pekanbaru-Bangkinang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari ruas jalan tol Pekanbaru - Padang.
Asisten II Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kampar Ir H Azwan, MSi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung sepenuhnya Program Strategis Nasional dan ini dibuktikan dengan telah disepakatinya hibah lahan pemda di Desa Kualu Nenas seluas 10 Ha lebih agar proyek tol ini bisa dimulai.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap semua komponen masyarakat mendukung program jalan tol ini dan juga meminta pihak PT Hutama Karya (Persero) dan HKI agar memperhatikan kelestarian lingkungan di sepanjang jalan tol ini nantinya.
"Alhamdulillah jalan tol seksi Pekanbaru - Bangkinang telah melewati tahapan persiapan yakni penerbitan SK Penlok yang sangat cepat dari target yang direncanakan berkat sinergi dari semua pihak, yakni dari Pemkab Kampar, Pemprov Riau, Kementerian PUPR, OPD terkait, dan para Kepala Desa yang berada pada jalur Jalan Tol,'' ujar Azwan.
Adapun setelah hibah dan tahap persiapan pekerjaan pada lahan tersebut, diperkirakan dalam bulan Februari 2020 rencana akan diagendakan ground breaking oleh pemerintah pusat, Gubernur Riau, dan Bupati Kampar. (int/nol)
Berita Lainnya
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan