PILIHAN
Hadiri Gerakan Bersama Eliminasi TBC 2030
64,7 Persen Penderita TBC di Bengkalis Sembuh
Cimahi riauin.com-- Pencegahan TBC di Indonesia khususnya di Kabupaten Bengkalis tahun 2018 mencapai 64,7 persen. Hal tersebut dikatakan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin usai menghadiri Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030, di Cimahi Techno Park, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020).
"Sepanjang tahun 2018 jumlah penderita TBC di Bengkalis 405 pasien dengan tingkat kesembuhan 262 pasien atau sebesar 64,7 persen, " kata
Bupati Bengkalis Amril Mukminin.
Indonesia menempati posisi ketiga terbanyak penderita TBC setelah India dan Tiongkok. Karena itu harus diterapkan sistem TOSS TBC (Temukan TBC, obati sampai sembuh).
Amril mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkalis untuk terus rutin melakukan pengecekan kesehatan. Masalah TBC bukan merupakan urusan para dokter dan organisasi di bidang kesehatan saja, tetapi merupakan urusan bersama.
"Apalagi TBC ini merupakan penyakit menular, untuk itu pengecekan kesehatan menjadi hal terpenting, apabila dia terdampak TBC bisa segera diatasi dengan cepat," ungkapnya.
Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030 dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo. yang ditandai dengan penekanan tombol layar LED bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Budaya Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Arifin Panigoro serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Dalam sambutannya Presiden mengatakan yang terpenting dalam bidang kesehatan bukan keberhasilan dalam pengobatan, tetapi bagaimana caranya kita bisa berhasil mengatasinya.
"Selain itu, infrastruktur menjadi hal terpenting dalam menjamin kesehatan masyarakat. Baik dari drainase yang bersih, pembangunan yang masuk sinar matahari dan memiliki sirkulasi udara yang baik, pengelolaan sampah dan lain sebagainya," ujar mantan Walikota Solo itu.
Presiden mengingatkan seluruh kepala daerah untuk memperhatikan kesehatan di daerahnya.
"Percuma jika Daerah tersebut berkembang dan perekonomiannya baik, bukan itu yang terpenting, yang terpenting itu adalah sumber daya manusia," kata Presiden.
Fokusnya bukan pengobatan, tetapi pencegahan. Pembangunan infrastruktur menjadi sumber pendukung kesehatan, Pengelolaan sampah penyediaan air bersih pembangunan rumah yang sinarnya masuk dan udaranya baik juga penting.
Ikut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan dr. Ersan Saputra, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Hadi Prasetyo, Direktur Umum RSUD Mandau drg. Sri Sadono Mulyanto, serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis Alfakhrurrazy, Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkalis Juminanin Hartatik, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Bengkalis dr. Muhammad Harris dan Kepala Bidang Pelayanan RSUD Mandau Sri Hartini. (inf/efb)
"Sepanjang tahun 2018 jumlah penderita TBC di Bengkalis 405 pasien dengan tingkat kesembuhan 262 pasien atau sebesar 64,7 persen, " kata
Bupati Bengkalis Amril Mukminin.
Indonesia menempati posisi ketiga terbanyak penderita TBC setelah India dan Tiongkok. Karena itu harus diterapkan sistem TOSS TBC (Temukan TBC, obati sampai sembuh).
Amril mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkalis untuk terus rutin melakukan pengecekan kesehatan. Masalah TBC bukan merupakan urusan para dokter dan organisasi di bidang kesehatan saja, tetapi merupakan urusan bersama.
"Apalagi TBC ini merupakan penyakit menular, untuk itu pengecekan kesehatan menjadi hal terpenting, apabila dia terdampak TBC bisa segera diatasi dengan cepat," ungkapnya.
Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030 dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo. yang ditandai dengan penekanan tombol layar LED bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Budaya Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Arifin Panigoro serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Dalam sambutannya Presiden mengatakan yang terpenting dalam bidang kesehatan bukan keberhasilan dalam pengobatan, tetapi bagaimana caranya kita bisa berhasil mengatasinya.
"Selain itu, infrastruktur menjadi hal terpenting dalam menjamin kesehatan masyarakat. Baik dari drainase yang bersih, pembangunan yang masuk sinar matahari dan memiliki sirkulasi udara yang baik, pengelolaan sampah dan lain sebagainya," ujar mantan Walikota Solo itu.
Presiden mengingatkan seluruh kepala daerah untuk memperhatikan kesehatan di daerahnya.
"Percuma jika Daerah tersebut berkembang dan perekonomiannya baik, bukan itu yang terpenting, yang terpenting itu adalah sumber daya manusia," kata Presiden.
Fokusnya bukan pengobatan, tetapi pencegahan. Pembangunan infrastruktur menjadi sumber pendukung kesehatan, Pengelolaan sampah penyediaan air bersih pembangunan rumah yang sinarnya masuk dan udaranya baik juga penting.
Ikut mendampingi Bupati Bengkalis dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan dr. Ersan Saputra, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Hadi Prasetyo, Direktur Umum RSUD Mandau drg. Sri Sadono Mulyanto, serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis Alfakhrurrazy, Kepala Bidang Sosial, Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bengkalis Juminanin Hartatik, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Bengkalis dr. Muhammad Harris dan Kepala Bidang Pelayanan RSUD Mandau Sri Hartini. (inf/efb)
Berita Lainnya
Genjot Devisa Nonmigas, Bengkalis Bidik Pasar Ekspor Perikanan dan Perkebunan
Pemkab Bengkalis Desak PHR Prioritaskan Pekerja Lokal Seiring Ekspansi Sumur Migas
Pemkab Bengkalis Targetkan Penguatan Satu Data Lewat Evaluasi BPS
Awasi Solar Subsidi Nelayan, Pemkab Bengkalis Wajibkan Aplikasi X-Star
Bupati Bengkalis Apresiasi Jembatan Merah Putih Presisi, Kadisperkimtan : Perkuat Akses dan Percepat Pembangunan Desa
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Tata Kelola Dokumentasi Hukum dari Kanwil Kemenkumham Riau
Genjot Devisa Nonmigas, Bengkalis Bidik Pasar Ekspor Perikanan dan Perkebunan
Pemkab Bengkalis Desak PHR Prioritaskan Pekerja Lokal Seiring Ekspansi Sumur Migas
Pemkab Bengkalis Targetkan Penguatan Satu Data Lewat Evaluasi BPS
Awasi Solar Subsidi Nelayan, Pemkab Bengkalis Wajibkan Aplikasi X-Star
Bupati Bengkalis Apresiasi Jembatan Merah Putih Presisi, Kadisperkimtan : Perkuat Akses dan Percepat Pembangunan Desa
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Tata Kelola Dokumentasi Hukum dari Kanwil Kemenkumham Riau