PILIHAN
Meski Awan Mulai Terlihat, Namun Asap Masih Ada, Pemkab Kampar Gelar Salat Istisqa
BANGKINANG, Riauin.com - Masih diselimuti asap, Pemerintah Kabupaten Kampar lakukan salat istisqa (minta hutan) di lapangan merdeka Bangkinang, Selasa (24/9/2019) pagi tadi.
"Walaupun wilayah Bangkinang dan sekitarnya senin sore kemarin telah diguyur hujan, namun Bangkinang Kota dan sekitarnya masih diselimuti asap. Untuk itu kita lakukan solat istisqo pada pagi tadi," kata Sekda Kampar, Yusri.
Solat istisqo ini, kata Yusri, diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) dan para masyarakat. Dan ini solat istisqo yang kedua kalinya dilakukan Pemkab Kampar.
Solat istisqo ini dilakukan juga berdasarkan surat edaran Gubernur Riau Drs. Syamsuar,M.Si nomor 33/SE/2019 tentang pelaksanaan solat istisqo secara serentak seluruh kabupaten/kota serta seluruh kecamatan Se-Provinsi Riau.
"Kita hanya bisa berharap hanya kepada Allah SWT akan menurunkan hujan. Karena saat ini khusus di Kampar merindukan yang namanya hujan, hal ini disebabkan kabut asap yang melanda Riau khususnya Kampar yang telah banyak merugikan masyarakat.
"Kerugian tesebut baik berupa penyakit ispa maupun melumpuhkan aktifitas di luar rumah termasuk dliburkannya dunia pendidikan," tutup Sekda Yusri.
Yang bertindak Imam pada solat istisqo ini Ustaz Ahmad Syakir. Sementara sebagai khatib Aldin Susilo. (int/nol)
"Walaupun wilayah Bangkinang dan sekitarnya senin sore kemarin telah diguyur hujan, namun Bangkinang Kota dan sekitarnya masih diselimuti asap. Untuk itu kita lakukan solat istisqo pada pagi tadi," kata Sekda Kampar, Yusri.
Solat istisqo ini, kata Yusri, diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) dan para masyarakat. Dan ini solat istisqo yang kedua kalinya dilakukan Pemkab Kampar.
Solat istisqo ini dilakukan juga berdasarkan surat edaran Gubernur Riau Drs. Syamsuar,M.Si nomor 33/SE/2019 tentang pelaksanaan solat istisqo secara serentak seluruh kabupaten/kota serta seluruh kecamatan Se-Provinsi Riau.
"Kita hanya bisa berharap hanya kepada Allah SWT akan menurunkan hujan. Karena saat ini khusus di Kampar merindukan yang namanya hujan, hal ini disebabkan kabut asap yang melanda Riau khususnya Kampar yang telah banyak merugikan masyarakat.
"Kerugian tesebut baik berupa penyakit ispa maupun melumpuhkan aktifitas di luar rumah termasuk dliburkannya dunia pendidikan," tutup Sekda Yusri.
Yang bertindak Imam pada solat istisqo ini Ustaz Ahmad Syakir. Sementara sebagai khatib Aldin Susilo. (int/nol)
Berita Lainnya
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Gerak Cepat di Kampar, Kebakaran Lahan Semak Belukar Berhasil Diatasi
Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Kampar Cari Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Rantau Berangin
Riau Raih Capaian Imunisasi Kejar Tertinggi Nasional Lewat Kabupaten Kampar
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan