PILIHAN
Kantor Satpol PP Pekanbaru Dilempar Molotov, Agus: Saya Serahkan ke Polisi
PEKANBARU, Riauin.com - Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono saat dikonfirmasi terkait pelemparan molotov ke kantornya, mengaku akan menyerahkannya ke pihak kepolisian.
Ia juga menyebut sudah melaporkan kejadian itu kepada polisi.
"Saya menelepon pihak kepolisian, dengan waktu tidak terlalu lama datang dari Polres dan Polsek," kata Agus.
Ia menyayangkan kejadian pelemparan ini. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku pelemparan molotov.
"Saya menyayangkan kejadian ini. Pelaku saya serahkan kepada pihak kepolisian. Saya tidak mengira-ngira, biarkan mereka yang bekerja," kata dia.
Ia menyebut, kejadian ini tidak akan menyurutkan kegiatan Satpol PP dalam menertibkan pelanggar Perda.
"Saya biasa saja, tugas saya akan saya laksanakan saja seperti biasa. Saya tidak masalah apakah ini mengancam saya," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pos jaga di belakang Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal, Selasa (27/8/2019). Belum diketahui apa motif pelemparan molotov ke kantor penegak Peraturan Daerah (Perda) itu.
Anggota Satpol PP Kota Pekanbaru, Pohan yang berada di lokasi menuturkan, kejadian sekitar 17.35 Wib. Sat itu, Ia bersama rekannya sedang berjaga di pos pintu masuk bagian belakang atau akses masuk dari Jalan Cut Nyak Dien.(int/nol)
Ia juga menyebut sudah melaporkan kejadian itu kepada polisi.
"Saya menelepon pihak kepolisian, dengan waktu tidak terlalu lama datang dari Polres dan Polsek," kata Agus.
Ia menyayangkan kejadian pelemparan ini. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengungkap pelaku pelemparan molotov.
"Saya menyayangkan kejadian ini. Pelaku saya serahkan kepada pihak kepolisian. Saya tidak mengira-ngira, biarkan mereka yang bekerja," kata dia.
Ia menyebut, kejadian ini tidak akan menyurutkan kegiatan Satpol PP dalam menertibkan pelanggar Perda.
"Saya biasa saja, tugas saya akan saya laksanakan saja seperti biasa. Saya tidak masalah apakah ini mengancam saya," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Pos jaga di belakang Kantor Satpol PP Kota Pekanbaru dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal, Selasa (27/8/2019). Belum diketahui apa motif pelemparan molotov ke kantor penegak Peraturan Daerah (Perda) itu.
Anggota Satpol PP Kota Pekanbaru, Pohan yang berada di lokasi menuturkan, kejadian sekitar 17.35 Wib. Sat itu, Ia bersama rekannya sedang berjaga di pos pintu masuk bagian belakang atau akses masuk dari Jalan Cut Nyak Dien.(int/nol)
Berita Lainnya
Tersandung Proyek Rp 600 Juta, Kadishub Siak Diperiksa Intensif
Jalur Laut Riau Masih Rawan, Sabu 8 Kilogram Asal Malaysia Diselundupkan Lewat Bengkalis
KPK Usut Keterkaitan Duit Suap Lahan Kuansing dengan Laporan Gratifikasi Menhut
Satresnarkoba Polres Pelalawan Amankan 2 Pengedar Sabu di Kuala Semundam, Total 2,83 Gram Disita
Dinilai Berbelit-belit dan Terima Aliran Dana Terbesar Jadi Alasan JPU KPK Tuntut Berat Abdul Wahid
Sita 12.000 Dollar Singapura, KPK Gali Peran Ketua DPRD dalam Kasus Bupati Kuansing
Tersandung Proyek Rp 600 Juta, Kadishub Siak Diperiksa Intensif
Jalur Laut Riau Masih Rawan, Sabu 8 Kilogram Asal Malaysia Diselundupkan Lewat Bengkalis
KPK Usut Keterkaitan Duit Suap Lahan Kuansing dengan Laporan Gratifikasi Menhut
Satresnarkoba Polres Pelalawan Amankan 2 Pengedar Sabu di Kuala Semundam, Total 2,83 Gram Disita
Dinilai Berbelit-belit dan Terima Aliran Dana Terbesar Jadi Alasan JPU KPK Tuntut Berat Abdul Wahid
Sita 12.000 Dollar Singapura, KPK Gali Peran Ketua DPRD dalam Kasus Bupati Kuansing