PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Gubri Sesalkan Adu Mulut Kasat Pol PP Pekanbaru dengan BNN Provinsi
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau Syamsuar sangat menyesalkan terjadinya kericuhan dua aparatur negara antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Jumat (23/8/2019) dini hari.
"Dalam perjalanan bertugas mereka ini (BNNP dan Satpol PP), kita sangat sesalkan terjadinya kericuhan tersebut," ucap Syamsuar kepada wartawan, Jumat (23/8/2019) siang.
Meski kejadian ini tanpa disengaja, dimana dalam kericuhan tersebut dua aparatur negara, masing-masing tengah menjalankan tugasnya di lapangan. Menurut Syamsuar dirinya belum mengetahui pasti penyebabnya dan laporannya belum ada dari kedua belah pihak.
"Saya belum tau laporannya. Penyebab permasalahannya. Karena Satpol PP ini kan dari Pemerintah Kota Pekanbaru," tutur Syamsuar.
Untuk itu mantan Bupati Kabupaten Siak yang menjabat selama dua priode ini, ia berharap nantinya permasalahan ini dapat diselesaikan. Sebab mereka ini sama-sama aparat pemerintah dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
Sebelumnya, Satpol PP Kota Pekanbaru Jumat (23/8/2019) dini hari tengah menggelar razia rutin di tempat-tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru. Selain itu juga tempat perjudian Gelanggang Permainan (Gelper) yang disinyalir buka melewati batas operasional dan pengecekan izin usaha.
Dalam perjalanan yang sama, Satpol PP Kota Pekanbaru menuju tempat hiburan malam di Jalan Kuantan Raya yakni Grand Dragon. Saat bersamaan bertemu dengan Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Riau yang berujung kericuhan. (int/nol)
"Dalam perjalanan bertugas mereka ini (BNNP dan Satpol PP), kita sangat sesalkan terjadinya kericuhan tersebut," ucap Syamsuar kepada wartawan, Jumat (23/8/2019) siang.
Meski kejadian ini tanpa disengaja, dimana dalam kericuhan tersebut dua aparatur negara, masing-masing tengah menjalankan tugasnya di lapangan. Menurut Syamsuar dirinya belum mengetahui pasti penyebabnya dan laporannya belum ada dari kedua belah pihak.
"Saya belum tau laporannya. Penyebab permasalahannya. Karena Satpol PP ini kan dari Pemerintah Kota Pekanbaru," tutur Syamsuar.
Untuk itu mantan Bupati Kabupaten Siak yang menjabat selama dua priode ini, ia berharap nantinya permasalahan ini dapat diselesaikan. Sebab mereka ini sama-sama aparat pemerintah dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
Sebelumnya, Satpol PP Kota Pekanbaru Jumat (23/8/2019) dini hari tengah menggelar razia rutin di tempat-tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru. Selain itu juga tempat perjudian Gelanggang Permainan (Gelper) yang disinyalir buka melewati batas operasional dan pengecekan izin usaha.
Dalam perjalanan yang sama, Satpol PP Kota Pekanbaru menuju tempat hiburan malam di Jalan Kuantan Raya yakni Grand Dragon. Saat bersamaan bertemu dengan Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Riau yang berujung kericuhan. (int/nol)
Berita Lainnya
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut