PILIHAN
Investor Jerman akan "Sulap" Sampah di Pekanbaru Jadi Energi Listrik
PEKANBARU, Riauin.com - Kota Pekanbaru terus dilirik para investor yang ingin menanamkan investasi di Bumi Melayu. Salah satunya kembali datang dari perusahaan Jerman (SbwEnergy, red). Perusahaan asal Jerman tersebut tertarik untuk berinvestasi dengan mengelolah sampah menjadi energi listrik atau semacam pembangkit listrik.
“Kemarin sudah bertemu dengan investornya dan membahas beberapa agenda. Salah satunya yakni soal pembangkit listrik menggunakan sampah. Nah, investor tersebut menyatakan minatnya berinvestasi di Pekanbaru,†kata Walikota Pekanbaru, Firdaus, Jumat (23/8/2019).
Firdaus mengatakan, SbwEnergy yang merupakan perusahaan asal Jerman tersebut akan disandingkan dengan perusahaan daerah dalam mengolah sampah menjadi energi listrik.
Tidak tanggung-tanggung, memiliki teknologi canggih berupa regenerator yang juga bakal bisa mengolah untuk memproduksi air minum bersih, SbwEnergy dikatakan mampu mengolah sampah sebanyak 1.000 ton per hari yang menghasilkan energi sebesar 20 MegaWatt (MW).
“Selain listrik, limbah yang dihasilkan dari pengolahan sampah tersebut sebanyak 15 persen juga dapat diolah menjadi bahan bangunan seperti paving blok dan lain-lain,†tegasnya.
Mengenai regulasi atau kebijakan yang mengatur tentang investasi inipun, Firdaus mengatakan bahwa kebijakan nasional dari pemerintah pusat akan membantu pembiayaan pengolahan sampah dari APBN untuk energi listrik.
“Ya, istilahnya itu Taiping, yang mana seperti sebelumnya biaya operasional TPA disamakan untuk insentif dari bantuan tersebut,†cakapnya.(int/nol)
“Kemarin sudah bertemu dengan investornya dan membahas beberapa agenda. Salah satunya yakni soal pembangkit listrik menggunakan sampah. Nah, investor tersebut menyatakan minatnya berinvestasi di Pekanbaru,†kata Walikota Pekanbaru, Firdaus, Jumat (23/8/2019).
Firdaus mengatakan, SbwEnergy yang merupakan perusahaan asal Jerman tersebut akan disandingkan dengan perusahaan daerah dalam mengolah sampah menjadi energi listrik.
Tidak tanggung-tanggung, memiliki teknologi canggih berupa regenerator yang juga bakal bisa mengolah untuk memproduksi air minum bersih, SbwEnergy dikatakan mampu mengolah sampah sebanyak 1.000 ton per hari yang menghasilkan energi sebesar 20 MegaWatt (MW).
“Selain listrik, limbah yang dihasilkan dari pengolahan sampah tersebut sebanyak 15 persen juga dapat diolah menjadi bahan bangunan seperti paving blok dan lain-lain,†tegasnya.
Mengenai regulasi atau kebijakan yang mengatur tentang investasi inipun, Firdaus mengatakan bahwa kebijakan nasional dari pemerintah pusat akan membantu pembiayaan pengolahan sampah dari APBN untuk energi listrik.
“Ya, istilahnya itu Taiping, yang mana seperti sebelumnya biaya operasional TPA disamakan untuk insentif dari bantuan tersebut,†cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru