PILIHAN
Meriahkan HUT RI Ke-74 GAM Taja Turnamen
Bengkalis, riauin.com--Memeriahkan HUT RI Ke-74 Club Gasing Anak Melayu (GAM) yang di ketuai Syaiful mengadakan turnamen Gasing Kreasi atau lebih di kenal dengan Gasing Piring.
Petandingan gasing tersebut di gelar di Gelangang Gasing GAM di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, RIAU, Senin (19/8/2019)
Turut hadir Kapolsek Merbau.IPTU Roemin Putra, SH Pemerintahan Kecamatan Merbau, Kamsiatun, S.Hum, Lurah Teluk Belitung, Indat A.Ma, Kanit Resrim Polsek Merbau IPDA Teddy, Kepala Syahbandar Kecamatan Merbau Jon Tanamal, Korwil Pendidikan dan Kebudayaan Gamal Iskandar. Turut hadir pula tokoh masyarakat Zam Zamir, Ketua RT.05 RW.01 Setiawan.
Kapolsek Merbau IPTU Roemin Putra SH dalam sambutanya memgatakan Polsek Merbau mengucapkan terima kasih serta selamat dan sukses atas terlaksananya turnamen gasing ini.
Momen turnamen yang digelar klub Gasing Anak Melayu itu sangat tepat dengan perayaan HUT RI ke-74.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh klub yang ikut bepartisipasi dalam ajang turnamen ini agar bisa menjaga sportivitas dalam pertandingan. Karena tujuan utama kita dalam betanding adalah untuk lebih mempererat tali silaturahmi sesama kita," Pungkas Kapolsek Merbau.
Syaiful dalam sambutanya mengatakan dengan mengangkat tema "Melalui Permainan Tradisional Mari Kita Eratkan Tali Silaturahmi Antar Suku" diharapkan permainan tradisional ini dapat terpelihara.
Tema ini diambil karena di Kecamatan Merbau khususnya pecinta gasing bukan hanya dari suku Melayu. Pemain gasing juga berasal dari suku Jawa, Cina, lombok dan Akit.
"Jadi turnamen ini bertujuan untuk lebih mempereratkan lagi tali silaturahmi antar suku maka kami memakai tema tersebut," katanya.
Selain itu, tujuan dilaksanakannya turnamen tersebut inggin mengenalkan permainan tradisional sejak turun temurun kepada anak- anak zaman sekarang. Tidak sedikit anak anak sekarang yang tidak mengenal permainan tradisional seperti permainan gasing, conglak, angklung dan permainan tradisional.
"Melihat perkembangan zaman yang makin pesat maka permainan tradisional ini wajib kita kenalkan kepada generasi penerus. Jika tidak seluruh permainan tradisional ini akan lenyap di telan zaman," lanjutnya.
Atas nama panitia, Syaiful juga perkesempatan mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah menghadiri undangan tersebut.
"Kami juga mengaturkan Ribuan terima kasi kepada klub yang ikut bepartisipasi dalam ajang ini. Ucapan terima kasih kami juga kami tujukan kepada panetia yang telah mensukseskan pelaksanaan turnamen ini," pungkas Syaiful.
Kamsiatun yang mewakili Camat Merbau dalam sambutanya mendukung terlaksananya turnamen itu. "Kami selaku pemerintah kecamatan Sanggat Mendukung kegiatan seperti ini. Kami juga mengaturkan ribuan terima kasi kepada seluruh klub Gasing yang ikut bepartisipasi Memeriahkan Hut RI Ke-74," ujarnya.
Usai sambutan yang singkat dan padat Kamsiatun langsung membuka Ajang Turnamen Gasing Anak Melayu secara resmi. (efb)
Petandingan gasing tersebut di gelar di Gelangang Gasing GAM di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, RIAU, Senin (19/8/2019)
Turut hadir Kapolsek Merbau.IPTU Roemin Putra, SH Pemerintahan Kecamatan Merbau, Kamsiatun, S.Hum, Lurah Teluk Belitung, Indat A.Ma, Kanit Resrim Polsek Merbau IPDA Teddy, Kepala Syahbandar Kecamatan Merbau Jon Tanamal, Korwil Pendidikan dan Kebudayaan Gamal Iskandar. Turut hadir pula tokoh masyarakat Zam Zamir, Ketua RT.05 RW.01 Setiawan.
Kapolsek Merbau IPTU Roemin Putra SH dalam sambutanya memgatakan Polsek Merbau mengucapkan terima kasih serta selamat dan sukses atas terlaksananya turnamen gasing ini.
Momen turnamen yang digelar klub Gasing Anak Melayu itu sangat tepat dengan perayaan HUT RI ke-74.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh klub yang ikut bepartisipasi dalam ajang turnamen ini agar bisa menjaga sportivitas dalam pertandingan. Karena tujuan utama kita dalam betanding adalah untuk lebih mempererat tali silaturahmi sesama kita," Pungkas Kapolsek Merbau.
Syaiful dalam sambutanya mengatakan dengan mengangkat tema "Melalui Permainan Tradisional Mari Kita Eratkan Tali Silaturahmi Antar Suku" diharapkan permainan tradisional ini dapat terpelihara.
Tema ini diambil karena di Kecamatan Merbau khususnya pecinta gasing bukan hanya dari suku Melayu. Pemain gasing juga berasal dari suku Jawa, Cina, lombok dan Akit.
"Jadi turnamen ini bertujuan untuk lebih mempereratkan lagi tali silaturahmi antar suku maka kami memakai tema tersebut," katanya.
Selain itu, tujuan dilaksanakannya turnamen tersebut inggin mengenalkan permainan tradisional sejak turun temurun kepada anak- anak zaman sekarang. Tidak sedikit anak anak sekarang yang tidak mengenal permainan tradisional seperti permainan gasing, conglak, angklung dan permainan tradisional.
"Melihat perkembangan zaman yang makin pesat maka permainan tradisional ini wajib kita kenalkan kepada generasi penerus. Jika tidak seluruh permainan tradisional ini akan lenyap di telan zaman," lanjutnya.
Atas nama panitia, Syaiful juga perkesempatan mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah menghadiri undangan tersebut.
"Kami juga mengaturkan Ribuan terima kasi kepada klub yang ikut bepartisipasi dalam ajang ini. Ucapan terima kasih kami juga kami tujukan kepada panetia yang telah mensukseskan pelaksanaan turnamen ini," pungkas Syaiful.
Kamsiatun yang mewakili Camat Merbau dalam sambutanya mendukung terlaksananya turnamen itu. "Kami selaku pemerintah kecamatan Sanggat Mendukung kegiatan seperti ini. Kami juga mengaturkan ribuan terima kasi kepada seluruh klub Gasing yang ikut bepartisipasi Memeriahkan Hut RI Ke-74," ujarnya.
Usai sambutan yang singkat dan padat Kamsiatun langsung membuka Ajang Turnamen Gasing Anak Melayu secara resmi. (efb)
Berita Lainnya
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung
Manggala Agni Kerahkan Tiga Regu Padamkan Sisa Karhutla di Kelemantan Barat
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung
Manggala Agni Kerahkan Tiga Regu Padamkan Sisa Karhutla di Kelemantan Barat