PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Pasar Induk Pekanbaru Diharapkan Tuntas Sesuai Kontrak, Kalau Tidak Kontraktor Diminta "Angkat Kaki"
PEKANBARU, Riauin.com - Hingga saat ini progres pembangunan Pasar Induk Pekanbaru baru mencapai 45 persen. Padahal sesuai target kerja sama atau kontrak yang disepakati, Pasar Induk ini harus beroperasi tahun 2019 ini juga.
"Untuk penambahan waktu pengerjaan boleh. Karena jika tidak ditambah, kita yang rugi. Kontraktor juga rugi. Namun kan diberi waktu dengan catatan harus diselesaikan di tahun 2019. Kalau tidak selesai juga angkat kaki lah," tegas Nofrizal, wakil DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (21/8/2019)
Politisi PAN ini berharap dengan cepat selesainya pembangunan Pasar Induk ini dapat menampung para pedagang yang ada. Dan masyarakat memiliki tempat berbelanja yang strategis.
Diketahui bahwa Walikota Pekanbaru H. Firdaus, ST, MT meninjau areal pembangunan Pasar Induk Pekanbaru, Jumat (16/8/2019) siang. Ia melihat langsung aktivitas proyek di Jalan Soekarno-Hatta Ujung, Kota Pekanbaru. Saat ini capaian pembangunan Pasar Induk mencapai 45 persen.
Walikota Pekanbaru memberi target kepada pengembang agar segera merampungkan bangunan pasar induk. Ia ingin agar tahun 2020 sudah bisa berfungsi secara optimal.
"Kita terima kasih kepada pengembang yang merupakan perusahaan lokal. Maka kita beri tambahan waktu," paparnya.
Ia mengaku proses pengerjaan awal pasar induk sempat tertunda. Kondisi ini karena ada kendala administrasi.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menyebut bahwa kedatangan Walikota Pekanbaru untuk melihat capaian proyek Pasar Induk. Ia bersyukur proses pembangunan sudah berjalan.
Ia menilai pengembang, PT Agung Rafa Bonai sudah berupaya menuntaskan pembangunan pasar tersebut. Apalagi proses pembangunan ini sempat terkendala beberapa waktu lalu.
Pemerintah Kota Pekanbaru bakal memberi tambahan waktu untuk pengembang. Namun mereka harus menggesa proses pembagunan pasar induk.
Pengembang diberi tambahan waktu hingga akhir tahun 2019. Tambahan waktu ini untuk mendorong pengembang rampungkan pembangunan pasar.
Konsep Pasar Induk adalah perpaduan antara pasar induk dengan pasar tradisional modern. Pasar ini mempertemukan pedagang partai besar dan pedagang eceran.(int/nol)
"Untuk penambahan waktu pengerjaan boleh. Karena jika tidak ditambah, kita yang rugi. Kontraktor juga rugi. Namun kan diberi waktu dengan catatan harus diselesaikan di tahun 2019. Kalau tidak selesai juga angkat kaki lah," tegas Nofrizal, wakil DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (21/8/2019)
Politisi PAN ini berharap dengan cepat selesainya pembangunan Pasar Induk ini dapat menampung para pedagang yang ada. Dan masyarakat memiliki tempat berbelanja yang strategis.
Diketahui bahwa Walikota Pekanbaru H. Firdaus, ST, MT meninjau areal pembangunan Pasar Induk Pekanbaru, Jumat (16/8/2019) siang. Ia melihat langsung aktivitas proyek di Jalan Soekarno-Hatta Ujung, Kota Pekanbaru. Saat ini capaian pembangunan Pasar Induk mencapai 45 persen.
Walikota Pekanbaru memberi target kepada pengembang agar segera merampungkan bangunan pasar induk. Ia ingin agar tahun 2020 sudah bisa berfungsi secara optimal.
"Kita terima kasih kepada pengembang yang merupakan perusahaan lokal. Maka kita beri tambahan waktu," paparnya.
Ia mengaku proses pengerjaan awal pasar induk sempat tertunda. Kondisi ini karena ada kendala administrasi.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menyebut bahwa kedatangan Walikota Pekanbaru untuk melihat capaian proyek Pasar Induk. Ia bersyukur proses pembangunan sudah berjalan.
Ia menilai pengembang, PT Agung Rafa Bonai sudah berupaya menuntaskan pembangunan pasar tersebut. Apalagi proses pembangunan ini sempat terkendala beberapa waktu lalu.
Pemerintah Kota Pekanbaru bakal memberi tambahan waktu untuk pengembang. Namun mereka harus menggesa proses pembagunan pasar induk.
Pengembang diberi tambahan waktu hingga akhir tahun 2019. Tambahan waktu ini untuk mendorong pengembang rampungkan pembangunan pasar.
Konsep Pasar Induk adalah perpaduan antara pasar induk dengan pasar tradisional modern. Pasar ini mempertemukan pedagang partai besar dan pedagang eceran.(int/nol)
Berita Lainnya
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut