PILIHAN
Selama 2019, Seluas 315,25 Hektar Lahan Terbakar di Dumai
DUMAI, Riauin.com - Musim kemarau yang melanda sejak awal tahun ini, menyebabkan sekitar 315,25 lahan terbakar di Kota Dumai. Akibatnya, udara sempat berada dl zona hitam yang sangat berbahaya bagi kesehatan.
Dari data yang dihimpun Riaumandiri.co di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Selasa (20/08/19), sejak Januari hingga Agustus ini terdapat sekitar 315,25 hektar lahan yang terbakar. Berkat kesigapan aparat yang bertungkus lumus memadamkan api, karhutla berhasil dihentikan.
"Ya, sekitar 315,25 hektar lahan terbakar di Kota Dumai selama 2019 ini. Dalam memadamkan api kita mendapat bantuan dari aparat TNI dan kepolisian. Sehingga dalam waktu tak berapa lama api berhasil dipadamkan," ujar Kepala BPBD Kota Dumai, Afrilagan, Selasa (20/8/2019).
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat udara Dumai sempat masuk dalam kategori buruk atau berada di zona merah meski di Kota Dumai sendiri belum ada titik api yang mencolok.
Kondisi udara terparah di Kota Dumai terjadi khususnya di pagi hari mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB pagi hari.
"Di Dumai sendiri sempat mengalami situasi udara uang sangat buruk dan tidak baik, berada di titik hitam beberpa waktu lalu namun hanya berlangsung hitungan jam saja dan kembali normal ketika aktivitas warga mulai berlangsung" ungkap Afrilagan.
Untuk kota Dumai sendiri sesuai pantauan satelit Noah ada sejumlah lahan yang terbakar seperti di Kelurahan Ratu Sima, Kelurahan Bukit Timah dan Kecamatan Dumai Selatan, serta Kelurahan Pelintung Kecamatan Medangkampai.
Sampai saat ini proses pendinginan di sejumlah tempat masih terus dilakukan oleh tim yang ada baik dari BPBD sendiri, TNI, Polri, perusahaan dan kelompok masyarakat, tambah Lagan.
Data yang didapat dari BPBD Dumai tercatat dari Januari hingga Agustus 2019 ini, sedikitnya sudah 315,25 hutan dan lahan di Kota Dumai yang terbakar namun masi bisa dikendalikan.
Sementara itu untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan sendiri sudah ada bantuan tambaha pasukan baik TNI maupun kepolisian.
"Sudah ada sekitar 30 personil kepolisian dari Polda Riau dan personil Rudal dari Kodim 0320 Dumai yang ikut melakukan upaya pendinginan lahan di Kelurahan Bukit Timah, Kelurahan Ratu Sima dan Kelurahan Mundam Kecamatan Medangkampai," tutupnya.(int/nol)
Dari data yang dihimpun Riaumandiri.co di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Selasa (20/08/19), sejak Januari hingga Agustus ini terdapat sekitar 315,25 hektar lahan yang terbakar. Berkat kesigapan aparat yang bertungkus lumus memadamkan api, karhutla berhasil dihentikan.
"Ya, sekitar 315,25 hektar lahan terbakar di Kota Dumai selama 2019 ini. Dalam memadamkan api kita mendapat bantuan dari aparat TNI dan kepolisian. Sehingga dalam waktu tak berapa lama api berhasil dipadamkan," ujar Kepala BPBD Kota Dumai, Afrilagan, Selasa (20/8/2019).
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat udara Dumai sempat masuk dalam kategori buruk atau berada di zona merah meski di Kota Dumai sendiri belum ada titik api yang mencolok.
Kondisi udara terparah di Kota Dumai terjadi khususnya di pagi hari mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 08.00 WIB pagi hari.
"Di Dumai sendiri sempat mengalami situasi udara uang sangat buruk dan tidak baik, berada di titik hitam beberpa waktu lalu namun hanya berlangsung hitungan jam saja dan kembali normal ketika aktivitas warga mulai berlangsung" ungkap Afrilagan.
Untuk kota Dumai sendiri sesuai pantauan satelit Noah ada sejumlah lahan yang terbakar seperti di Kelurahan Ratu Sima, Kelurahan Bukit Timah dan Kecamatan Dumai Selatan, serta Kelurahan Pelintung Kecamatan Medangkampai.
Sampai saat ini proses pendinginan di sejumlah tempat masih terus dilakukan oleh tim yang ada baik dari BPBD sendiri, TNI, Polri, perusahaan dan kelompok masyarakat, tambah Lagan.
Data yang didapat dari BPBD Dumai tercatat dari Januari hingga Agustus 2019 ini, sedikitnya sudah 315,25 hutan dan lahan di Kota Dumai yang terbakar namun masi bisa dikendalikan.
Sementara itu untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan sendiri sudah ada bantuan tambaha pasukan baik TNI maupun kepolisian.
"Sudah ada sekitar 30 personil kepolisian dari Polda Riau dan personil Rudal dari Kodim 0320 Dumai yang ikut melakukan upaya pendinginan lahan di Kelurahan Bukit Timah, Kelurahan Ratu Sima dan Kelurahan Mundam Kecamatan Medangkampai," tutupnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Buntut Keracunan MBG di Dumai, Kepala SPPG Diberhentikan
Pemko Dumai Gratiskan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG dan Evaluasi Penyelenggara
Dapur SPPG Diduga Tak Berstandar, Puluhan Siswa SD di Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Makan MBG
Meninggal di Tengah Pelayaran Selat Rupat, Jenazah ABK MT Pancaran Agility Dievakuasi Tim SAR
Hari Kedua Pencarian, Korban Diduga Diterkam Buaya di Dumai Ditemukan Meninggal
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jasad Anak yang Terjatuh di Dermaga Dumai Riau
Buntut Keracunan MBG di Dumai, Kepala SPPG Diberhentikan
Pemko Dumai Gratiskan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG dan Evaluasi Penyelenggara
Dapur SPPG Diduga Tak Berstandar, Puluhan Siswa SD di Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Makan MBG
Meninggal di Tengah Pelayaran Selat Rupat, Jenazah ABK MT Pancaran Agility Dievakuasi Tim SAR
Hari Kedua Pencarian, Korban Diduga Diterkam Buaya di Dumai Ditemukan Meninggal
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jasad Anak yang Terjatuh di Dermaga Dumai Riau