PILIHAN
Seribuan Warga Hadiri Salat Istisqa di Lapangan Merdeka RAPP
PANGKALAN KERINCI, Riauin.com - Seribuan warga Riau Kompleks melaksanakan Salat Istisqa memohon kepada Allah SWT diturunkan hujan, bertempat di Lapangan Merdeka Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Kamis (15/8/2019).
Shalat istisqa dilakukan menyusul musim kemarau yang berlangsung hampir dua bulan ini tanpa turun hujan. Kondisi ini memicu lahan kering mudah terbakar sehingga menyebabkan munculnya kabut asap yang cukup pekat.
Shalat istisqo di lingkungan RAPP ini diimami oleh Ustadz Rois Candra Al Hafidz. Bertindak sebagai Khatib, Ketua Majelis Umum (MUI) Pelalawan, Ustadz Iswandi Yazid Lc.
Dalam khutbahnya, Iswandi menjelaskan shalat Istisqo adalah salat sunnah yang dilakukan untuk meminta hujan. Shalat ini dilakukan bila terjadi kemarau yang panjang atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan atau hajat tertentu.
"Hujan adalah karunia Allah SWT yang besar, segala kehidupan berasal dari air bahkan termasuk tubuh yang sehat dan kuat. Hukum shalat Istisqo adalah sunnah mu'akad bagi yang terkena musibah kelangkaan air untuk minum atau kebutuhan lainnya dan dianjurkan bagi kaum muslimin lainnya yang masih mendapatkan air, sebagai bentuk ukhuwah dan tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan,†paparnya.
Direktur RAPP, Mhd Ali Shabri mengatakan salat Istisqo dilaksanakan bermaksud untuk memohon agar diberi hujan setelah musim kemarau berkepanjangan dan untuk mengurangi dampak kabut asap.
"Kita laksanakan salat istisqo ini sebagai upaya memohon kepada Allah agar diturunkan hujan. Di samping upaya preventif kebakaran hutan dan lahan melalui program Desa Bebas Api ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua," tuturnya.
Meski musim kemarau diprediksi masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan, warga berharap doa meminta hujan mereka terkabul.
“Mudah-mudahan, ikhtiar dan doa kami ini diijabah Allah SWT dan hujan dalam waktu dekat bisa turun di wilayah ini,†ucap Elwan Jumandri, salah seorang warga yang juga karyawan di RAPP. (rilis)
Shalat istisqa dilakukan menyusul musim kemarau yang berlangsung hampir dua bulan ini tanpa turun hujan. Kondisi ini memicu lahan kering mudah terbakar sehingga menyebabkan munculnya kabut asap yang cukup pekat.
Shalat istisqo di lingkungan RAPP ini diimami oleh Ustadz Rois Candra Al Hafidz. Bertindak sebagai Khatib, Ketua Majelis Umum (MUI) Pelalawan, Ustadz Iswandi Yazid Lc.
Dalam khutbahnya, Iswandi menjelaskan shalat Istisqo adalah salat sunnah yang dilakukan untuk meminta hujan. Shalat ini dilakukan bila terjadi kemarau yang panjang atau karena dibutuhkannya hujan untuk keperluan atau hajat tertentu.
"Hujan adalah karunia Allah SWT yang besar, segala kehidupan berasal dari air bahkan termasuk tubuh yang sehat dan kuat. Hukum shalat Istisqo adalah sunnah mu'akad bagi yang terkena musibah kelangkaan air untuk minum atau kebutuhan lainnya dan dianjurkan bagi kaum muslimin lainnya yang masih mendapatkan air, sebagai bentuk ukhuwah dan tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan,†paparnya.
Direktur RAPP, Mhd Ali Shabri mengatakan salat Istisqo dilaksanakan bermaksud untuk memohon agar diberi hujan setelah musim kemarau berkepanjangan dan untuk mengurangi dampak kabut asap.
"Kita laksanakan salat istisqo ini sebagai upaya memohon kepada Allah agar diturunkan hujan. Di samping upaya preventif kebakaran hutan dan lahan melalui program Desa Bebas Api ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua," tuturnya.
Meski musim kemarau diprediksi masih akan berlangsung beberapa bulan ke depan, warga berharap doa meminta hujan mereka terkabul.
“Mudah-mudahan, ikhtiar dan doa kami ini diijabah Allah SWT dan hujan dalam waktu dekat bisa turun di wilayah ini,†ucap Elwan Jumandri, salah seorang warga yang juga karyawan di RAPP. (rilis)
Berita Lainnya
Polres Pelalawan Gerebek Rumah di Ukui II, Seorang Buruh Diamankan Bersama Sabu, Ekstasi dan Ganja
PT Musim Mas Bangun Ruang Kelas TK di Pelalawan, Investasi Nyata Cetak Generasi Masa Depan
Polisi Tilang di Tempat Pengendara Penyerobot Antrean di Jalur Lintas Timur Pelalawan
Pangkalan Malako Cup III Resmi Dibuka Imustiar, 74 Tim Rebutkan Hadiah Rp40 Juta
Anggota DPRD Pelalawan Efrizon Salurkan 19 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di Pangkalan Kerinci
PT Musim Mas Salurkan 22 Ekor Sapi Qurban untuk Masyarakat dan Pekerja di Sekitar Operasional
Polres Pelalawan Gerebek Rumah di Ukui II, Seorang Buruh Diamankan Bersama Sabu, Ekstasi dan Ganja
PT Musim Mas Bangun Ruang Kelas TK di Pelalawan, Investasi Nyata Cetak Generasi Masa Depan
Polisi Tilang di Tempat Pengendara Penyerobot Antrean di Jalur Lintas Timur Pelalawan
Pangkalan Malako Cup III Resmi Dibuka Imustiar, 74 Tim Rebutkan Hadiah Rp40 Juta
Anggota DPRD Pelalawan Efrizon Salurkan 19 Ekor Sapi Kurban untuk Masjid di Pangkalan Kerinci
PT Musim Mas Salurkan 22 Ekor Sapi Qurban untuk Masyarakat dan Pekerja di Sekitar Operasional