PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Gubernur dan Wagub akan Kenakan Pakaian Adat saat Upacara HUT Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Natar Nasution, akan mengenakan pakaian Datuk Seri Setia Amanah dan Datuk Seri Timbalan Amanah Masyarakat Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau pada upacara HUT ke-62 Provinsi Riau, yang berlangsung pada 9 Agustus lusa.
"HUT Riau nanti saya bersama pak Edy akan menggunakan pakaian adat Datuk Seri Setia Amanah dan Datuk Seri Timbalan Amanah yang diberikan LAM kepada kami," kata Gubernur Riau, Syamsuar kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).
Hal itu diharapkan Syamsuar agar kegiatan upacara HUT Riau agar bernuasa Melayu. Sebab tamu undangan juga nanti akan mengenakan pakaian adat Melayu.
"Jadi pakaian datuk itu kalau tak momentum seperti ini, kapan lagi kami bisa pakai. Nanti tamu undangan menggunakan pakaian Melayu," ungkap mantan Bupati Siak dua periode ini.
Di samping itu, Syamsuar menjelaskan soal tema HUT ke-62 Provinsi Riau yakni "Riau Hijau Bermatabat" yang intinya agar semua pembangunan di Riau yang dilaksana pemerintah provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat desa, dan swasta bernuasa lingkungan.
"Dengan adanya kejadian di Riau sepeti kebakaran lahan, harga karet dan sawit rendah yang dikaitkan dengan ekonomi secara global. Tentunya kita sudah seharusnya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan," paparnya.
Bahkan menurutnya di berbagai negara sekarang sangat memperhatikan masalah lingkungan. Bahkan pembangunan pariwisata sudah berbasis green (hijau).
"Ada juga sebagian daerah sudah membuat kota green, kita harapkan Pekanbaru bisa menjadi kota hijau," tukasnya.(int/nol)
"HUT Riau nanti saya bersama pak Edy akan menggunakan pakaian adat Datuk Seri Setia Amanah dan Datuk Seri Timbalan Amanah yang diberikan LAM kepada kami," kata Gubernur Riau, Syamsuar kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).
Hal itu diharapkan Syamsuar agar kegiatan upacara HUT Riau agar bernuasa Melayu. Sebab tamu undangan juga nanti akan mengenakan pakaian adat Melayu.
"Jadi pakaian datuk itu kalau tak momentum seperti ini, kapan lagi kami bisa pakai. Nanti tamu undangan menggunakan pakaian Melayu," ungkap mantan Bupati Siak dua periode ini.
Di samping itu, Syamsuar menjelaskan soal tema HUT ke-62 Provinsi Riau yakni "Riau Hijau Bermatabat" yang intinya agar semua pembangunan di Riau yang dilaksana pemerintah provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat desa, dan swasta bernuasa lingkungan.
"Dengan adanya kejadian di Riau sepeti kebakaran lahan, harga karet dan sawit rendah yang dikaitkan dengan ekonomi secara global. Tentunya kita sudah seharusnya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan," paparnya.
Bahkan menurutnya di berbagai negara sekarang sangat memperhatikan masalah lingkungan. Bahkan pembangunan pariwisata sudah berbasis green (hijau).
"Ada juga sebagian daerah sudah membuat kota green, kita harapkan Pekanbaru bisa menjadi kota hijau," tukasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub