PILIHAN
Gubernur dan Wagub akan Kenakan Pakaian Adat saat Upacara HUT Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Natar Nasution, akan mengenakan pakaian Datuk Seri Setia Amanah dan Datuk Seri Timbalan Amanah Masyarakat Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau pada upacara HUT ke-62 Provinsi Riau, yang berlangsung pada 9 Agustus lusa.
"HUT Riau nanti saya bersama pak Edy akan menggunakan pakaian adat Datuk Seri Setia Amanah dan Datuk Seri Timbalan Amanah yang diberikan LAM kepada kami," kata Gubernur Riau, Syamsuar kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).
Hal itu diharapkan Syamsuar agar kegiatan upacara HUT Riau agar bernuasa Melayu. Sebab tamu undangan juga nanti akan mengenakan pakaian adat Melayu.
"Jadi pakaian datuk itu kalau tak momentum seperti ini, kapan lagi kami bisa pakai. Nanti tamu undangan menggunakan pakaian Melayu," ungkap mantan Bupati Siak dua periode ini.
Di samping itu, Syamsuar menjelaskan soal tema HUT ke-62 Provinsi Riau yakni "Riau Hijau Bermatabat" yang intinya agar semua pembangunan di Riau yang dilaksana pemerintah provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat desa, dan swasta bernuasa lingkungan.
"Dengan adanya kejadian di Riau sepeti kebakaran lahan, harga karet dan sawit rendah yang dikaitkan dengan ekonomi secara global. Tentunya kita sudah seharusnya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan," paparnya.
Bahkan menurutnya di berbagai negara sekarang sangat memperhatikan masalah lingkungan. Bahkan pembangunan pariwisata sudah berbasis green (hijau).
"Ada juga sebagian daerah sudah membuat kota green, kita harapkan Pekanbaru bisa menjadi kota hijau," tukasnya.(int/nol)
"HUT Riau nanti saya bersama pak Edy akan menggunakan pakaian adat Datuk Seri Setia Amanah dan Datuk Seri Timbalan Amanah yang diberikan LAM kepada kami," kata Gubernur Riau, Syamsuar kepada wartawan, Rabu (7/8/2019).
Hal itu diharapkan Syamsuar agar kegiatan upacara HUT Riau agar bernuasa Melayu. Sebab tamu undangan juga nanti akan mengenakan pakaian adat Melayu.
"Jadi pakaian datuk itu kalau tak momentum seperti ini, kapan lagi kami bisa pakai. Nanti tamu undangan menggunakan pakaian Melayu," ungkap mantan Bupati Siak dua periode ini.
Di samping itu, Syamsuar menjelaskan soal tema HUT ke-62 Provinsi Riau yakni "Riau Hijau Bermatabat" yang intinya agar semua pembangunan di Riau yang dilaksana pemerintah provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat desa, dan swasta bernuasa lingkungan.
"Dengan adanya kejadian di Riau sepeti kebakaran lahan, harga karet dan sawit rendah yang dikaitkan dengan ekonomi secara global. Tentunya kita sudah seharusnya mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan," paparnya.
Bahkan menurutnya di berbagai negara sekarang sangat memperhatikan masalah lingkungan. Bahkan pembangunan pariwisata sudah berbasis green (hijau).
"Ada juga sebagian daerah sudah membuat kota green, kita harapkan Pekanbaru bisa menjadi kota hijau," tukasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru