PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Aksi Premanisme Pengerjaan Proyek, Sekda Pekanbaru: Ulah Mereka Bisa Hambat Pembangunan
PEKANBARU, Riauin.com - Aksi premanisme dalam pengerjaan proyek diduga terjadi di kawasan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru.
Operator alat berat yang hendak menuju wilayah Okura diduga dicegat di perjalanan oleh sejumlah oknum tidak dikenal.
Mereka juga mencegat angkutan yang membawa material ke kawasan tersebut. Para oknum tidak dikenal itu tidak cuma mencegat.
Mereka juga memalak sopir angkutan material dan operator alat berat. Mereka memaksa sopir untuk memberikan sejumlah uang, agar bisa melalui kawasan itu.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Noer MBS mengaku sudah mendapat laporan itu sejak akhir pekan kemarin. Ia menyayangkan ulah oknum tidak dikenal itu.
"Ulah mereka bisa saja menghambat pembangunan. Jangan sampai ada aksi preman lagi," ujar Noer, Senin (5/8/2019).
Menurutnya, oknum tidak dikenal itu harus diberi penjelasan bahwan ulahnya merugikan masyarakat. Ia pun mengimbau agar aksi premanisme tidak terjadi lagi di kawasan itu.
"Aksi menyetop dan meminta uang kepada pengendara material ataupun material itu tidak baik. Jangan sampai ada yang memalak sopir lagi," jelasnya.
Noer menyebut aksi para preman sudah meresahkan. Mereka yang tetap bandel bakal berurusan dengan hukum. "Kalau memang bandel, kita serahkan ke aparat hukum," paparnya.
Operator alat berat yang hendak menuju wilayah Okura diduga dicegat di perjalanan oleh sejumlah oknum tidak dikenal.
Mereka juga mencegat angkutan yang membawa material ke kawasan tersebut. Para oknum tidak dikenal itu tidak cuma mencegat.
Mereka juga memalak sopir angkutan material dan operator alat berat. Mereka memaksa sopir untuk memberikan sejumlah uang, agar bisa melalui kawasan itu.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Noer MBS mengaku sudah mendapat laporan itu sejak akhir pekan kemarin. Ia menyayangkan ulah oknum tidak dikenal itu.
"Ulah mereka bisa saja menghambat pembangunan. Jangan sampai ada aksi preman lagi," ujar Noer, Senin (5/8/2019).
Menurutnya, oknum tidak dikenal itu harus diberi penjelasan bahwan ulahnya merugikan masyarakat. Ia pun mengimbau agar aksi premanisme tidak terjadi lagi di kawasan itu.
"Aksi menyetop dan meminta uang kepada pengendara material ataupun material itu tidak baik. Jangan sampai ada yang memalak sopir lagi," jelasnya.
Noer menyebut aksi para preman sudah meresahkan. Mereka yang tetap bandel bakal berurusan dengan hukum. "Kalau memang bandel, kita serahkan ke aparat hukum," paparnya.
Berita Lainnya
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub