PILIHAN
Makin Pekat, Asap di Pekanbaru Kiriman Siak dan Pelalawan
PEKANBARU, Riauin.com - Kabut asap di Ibukota Provinsi Riau, Pekanbaru, semakin pekat, Ahad (4/8/2019). Pagi ini jarak pandang juga terbatas, hanya 3 kilometer.
Ketika membuka jendela dan pintu, bau asap langsung menusuk hidung. Baunya sangat kuat. Langit juga tak sebiru biasanya, tertutup kabut asap berwarna putih.
"Asap makin parah. Baunya makin terasa. Anak-anak tidak saya bolehkan main di luar, biar di kamar saja hidupkan AC," ujar Rina, warga Panam.
Ia mengatakan, beberapa hari ini ketika berangkat kerja ia juga selalu menggunakan masker agar bisa terhindar dari dampak buruk asap ini. "Sekarang kemana-kemana pakai masker, takut sakit," ucapnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengatakan, saat ini Pekanbaru memang menjadi salah satu daerah yang diselimuti asap.
"Pagi ini jarak pandang di Pekanbaru 3 Kilometer. Itu disebabkan oleh asap," ujar Prakirawan BMKG stasiun Pekanbaru, Yasir Prayuna, Ahad (4/8/2019).
Disinggung dari mana asap Pekanbaru berasal, Yasir mengatakan dilihat dari titik panas saat ini, ada 2 kabupaten yang berdekatan dengan wilayah pekanbaru yaitu Pelalawan dan Siak.
Menurut catatan BMKG, titik api hari ini di Riau paling banyak berapa di Siak dan Inhil, disusul Pelalawan.
"Berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua, hari ini titik panas di Riau turun drastis. Hari ini hanya 42 titik," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki.(int/nol)
Ketika membuka jendela dan pintu, bau asap langsung menusuk hidung. Baunya sangat kuat. Langit juga tak sebiru biasanya, tertutup kabut asap berwarna putih.
"Asap makin parah. Baunya makin terasa. Anak-anak tidak saya bolehkan main di luar, biar di kamar saja hidupkan AC," ujar Rina, warga Panam.
Ia mengatakan, beberapa hari ini ketika berangkat kerja ia juga selalu menggunakan masker agar bisa terhindar dari dampak buruk asap ini. "Sekarang kemana-kemana pakai masker, takut sakit," ucapnya.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengatakan, saat ini Pekanbaru memang menjadi salah satu daerah yang diselimuti asap.
"Pagi ini jarak pandang di Pekanbaru 3 Kilometer. Itu disebabkan oleh asap," ujar Prakirawan BMKG stasiun Pekanbaru, Yasir Prayuna, Ahad (4/8/2019).
Disinggung dari mana asap Pekanbaru berasal, Yasir mengatakan dilihat dari titik panas saat ini, ada 2 kabupaten yang berdekatan dengan wilayah pekanbaru yaitu Pelalawan dan Siak.
Menurut catatan BMKG, titik api hari ini di Riau paling banyak berapa di Siak dan Inhil, disusul Pelalawan.
"Berdasarkan pantauan satelit Terra dan Aqua, hari ini titik panas di Riau turun drastis. Hari ini hanya 42 titik," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru