PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Wagubri Apresiasi Kinerja Aparat Keamanan Berantas Narkoba
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengapresiasi kinerja jajaran TNI/Polri di Riau yang berhasil menindak tegas komplotan pengedar dan penyeludupan narkoba di Pekanbaru baru-baru ini.
Polda Riau berhasil menembak mati gembong narkoba Satriandi CS di gang Sepakat, Tampan, Pekanbaru. Kemudian TNI AL Dumai juga berhasil menggagalkan penyeludupan 1 Kg sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi di Desa Selat Baru, Jalan Nelayan, Bantan, Bengkalis.
"Kita mengapresiasi aparat keamanan memberantas peredaran narkoba di Riau," ungkap Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution kepada wartawan, Kamis (25/7/2019).
Menurutnya, peredaran Narkoba di Bumi Lancang Kuning sudah sangat memprihatinkan. Bahkan data yang diterimanya Riau masuk lima besar peredaran narkoba di Indonesia.
"Ini kan sangat luar biasa dan memprihatinkan. Tentu untuk memberantas ini tak cukup dengan aparat keamanan, tapi juga perlu dukungan pemerintah dan masyarakat, termasuk media," ujarnya.
Untuk memberantas narkoba di Riau, Wagub Edy Natar mengaku pihaknya sudah membentuk tim Satgas Narkoba secara terpadu melibatkan BNN, Kepolisian dan semua unsur, termasuk tokoh agama, adat dan masyarakat.
"Saya lihat kawan-kawan dari Kepolisian sudah mulai bergerak dan itu kita apresiasi. Karena peredaran narkoba di Riau sudah sangat memprihatikan," cakapnya.(int/nol)
Polda Riau berhasil menembak mati gembong narkoba Satriandi CS di gang Sepakat, Tampan, Pekanbaru. Kemudian TNI AL Dumai juga berhasil menggagalkan penyeludupan 1 Kg sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi di Desa Selat Baru, Jalan Nelayan, Bantan, Bengkalis.
"Kita mengapresiasi aparat keamanan memberantas peredaran narkoba di Riau," ungkap Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution kepada wartawan, Kamis (25/7/2019).
Menurutnya, peredaran Narkoba di Bumi Lancang Kuning sudah sangat memprihatinkan. Bahkan data yang diterimanya Riau masuk lima besar peredaran narkoba di Indonesia.
"Ini kan sangat luar biasa dan memprihatinkan. Tentu untuk memberantas ini tak cukup dengan aparat keamanan, tapi juga perlu dukungan pemerintah dan masyarakat, termasuk media," ujarnya.
Untuk memberantas narkoba di Riau, Wagub Edy Natar mengaku pihaknya sudah membentuk tim Satgas Narkoba secara terpadu melibatkan BNN, Kepolisian dan semua unsur, termasuk tokoh agama, adat dan masyarakat.
"Saya lihat kawan-kawan dari Kepolisian sudah mulai bergerak dan itu kita apresiasi. Karena peredaran narkoba di Riau sudah sangat memprihatikan," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub