PILIHAN
Wagubri Apresiasi Kinerja Aparat Keamanan Berantas Narkoba
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengapresiasi kinerja jajaran TNI/Polri di Riau yang berhasil menindak tegas komplotan pengedar dan penyeludupan narkoba di Pekanbaru baru-baru ini.
Polda Riau berhasil menembak mati gembong narkoba Satriandi CS di gang Sepakat, Tampan, Pekanbaru. Kemudian TNI AL Dumai juga berhasil menggagalkan penyeludupan 1 Kg sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi di Desa Selat Baru, Jalan Nelayan, Bantan, Bengkalis.
"Kita mengapresiasi aparat keamanan memberantas peredaran narkoba di Riau," ungkap Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution kepada wartawan, Kamis (25/7/2019).
Menurutnya, peredaran Narkoba di Bumi Lancang Kuning sudah sangat memprihatinkan. Bahkan data yang diterimanya Riau masuk lima besar peredaran narkoba di Indonesia.
"Ini kan sangat luar biasa dan memprihatinkan. Tentu untuk memberantas ini tak cukup dengan aparat keamanan, tapi juga perlu dukungan pemerintah dan masyarakat, termasuk media," ujarnya.
Untuk memberantas narkoba di Riau, Wagub Edy Natar mengaku pihaknya sudah membentuk tim Satgas Narkoba secara terpadu melibatkan BNN, Kepolisian dan semua unsur, termasuk tokoh agama, adat dan masyarakat.
"Saya lihat kawan-kawan dari Kepolisian sudah mulai bergerak dan itu kita apresiasi. Karena peredaran narkoba di Riau sudah sangat memprihatikan," cakapnya.(int/nol)
Polda Riau berhasil menembak mati gembong narkoba Satriandi CS di gang Sepakat, Tampan, Pekanbaru. Kemudian TNI AL Dumai juga berhasil menggagalkan penyeludupan 1 Kg sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi di Desa Selat Baru, Jalan Nelayan, Bantan, Bengkalis.
"Kita mengapresiasi aparat keamanan memberantas peredaran narkoba di Riau," ungkap Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution kepada wartawan, Kamis (25/7/2019).
Menurutnya, peredaran Narkoba di Bumi Lancang Kuning sudah sangat memprihatinkan. Bahkan data yang diterimanya Riau masuk lima besar peredaran narkoba di Indonesia.
"Ini kan sangat luar biasa dan memprihatinkan. Tentu untuk memberantas ini tak cukup dengan aparat keamanan, tapi juga perlu dukungan pemerintah dan masyarakat, termasuk media," ujarnya.
Untuk memberantas narkoba di Riau, Wagub Edy Natar mengaku pihaknya sudah membentuk tim Satgas Narkoba secara terpadu melibatkan BNN, Kepolisian dan semua unsur, termasuk tokoh agama, adat dan masyarakat.
"Saya lihat kawan-kawan dari Kepolisian sudah mulai bergerak dan itu kita apresiasi. Karena peredaran narkoba di Riau sudah sangat memprihatikan," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru