PILIHAN
Kloter 10 Kabupaten Rohul, JCH Pertama Gelombang II Asal Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 10 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menjadi kloter pertama di gelombang ke II JCH asal Provinsi Riau yang diberangkatkan langsung menuju Jeddah, Arab Saudi.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Rohul, Syahrudin, menjelaskan sebanyak 449 JCH asal Rohul yang diberangkatkan dari embarkasi haji antara Provinsi Riau menuju Jeddah. Ia menambahkan, para jamaahnya akan langsung berganti pakaian ihram mulai berangkat dari Riau.
"JCH kami akan langsung terbang ke Jeddah jadi langsung ganti sama pakaian ihram," katanya, Minggu (21/7).
Syahrudin, menambahkan JCH asal Rohul menjadi gelombang II atas perintah dari pusat. Ia menyebutkan bahwa pihaknya hanya menerima keputusan dan instruksi dari pusat saja .
"Kita hanya terima bersih, masalah teknis dan lainnya urusan Kanwil Kemenag Riau dan pusat," sebutnya.
Tambah Syahrudin, sejauh ini JCH Rohil tidak menemukan kendala yang menghambat keberlangsungan keberangkatan JCH dari Rohul menuju Pekanbaru. Namun sebut Syafrudin, ada satu orang jamaah Rohul gagal berangkat karena sempat mengalami kecelakaan sebelum keberangkatan.
"Kalau kendala teknis sejauh ini tidak ada, satu orang gagal berangkat karena jatuh dari motor, belum sembuh sebelum berangkat," tuturnya.
Ia berharap, banyaknya JCH asal Rohul yang berangkat haji akan menjadikan masyarakat Rohil semakin agamis dan semakin menanamkan nilai-nilai islam dalam kehidupan masyarakat Rohul, serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur.
"Kalau sudah haji hendaknya bisa jadi panutan, bisa jadi imam dan lainnya. Jadi orang yang di pandanglah dalam masyarakat," tutup Syahrudin. (int/nol)
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Rohul, Syahrudin, menjelaskan sebanyak 449 JCH asal Rohul yang diberangkatkan dari embarkasi haji antara Provinsi Riau menuju Jeddah. Ia menambahkan, para jamaahnya akan langsung berganti pakaian ihram mulai berangkat dari Riau.
"JCH kami akan langsung terbang ke Jeddah jadi langsung ganti sama pakaian ihram," katanya, Minggu (21/7).
Syahrudin, menambahkan JCH asal Rohul menjadi gelombang II atas perintah dari pusat. Ia menyebutkan bahwa pihaknya hanya menerima keputusan dan instruksi dari pusat saja .
"Kita hanya terima bersih, masalah teknis dan lainnya urusan Kanwil Kemenag Riau dan pusat," sebutnya.
Tambah Syahrudin, sejauh ini JCH Rohil tidak menemukan kendala yang menghambat keberlangsungan keberangkatan JCH dari Rohul menuju Pekanbaru. Namun sebut Syafrudin, ada satu orang jamaah Rohul gagal berangkat karena sempat mengalami kecelakaan sebelum keberangkatan.
"Kalau kendala teknis sejauh ini tidak ada, satu orang gagal berangkat karena jatuh dari motor, belum sembuh sebelum berangkat," tuturnya.
Ia berharap, banyaknya JCH asal Rohul yang berangkat haji akan menjadikan masyarakat Rohil semakin agamis dan semakin menanamkan nilai-nilai islam dalam kehidupan masyarakat Rohul, serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur.
"Kalau sudah haji hendaknya bisa jadi panutan, bisa jadi imam dan lainnya. Jadi orang yang di pandanglah dalam masyarakat," tutup Syahrudin. (int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru