PILIHAN
Sapi Kurban Presiden untuk Pemprov Riau Seharga 50 Juta
PEKANBARU, Riauin.com - Tim Sekretariat Presiden telah mendapatkan sapi kurban bantuan Presiden seberat 720 kilogram seharga Rp50 juta. Sapi jenis Limosin Super itu akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk dikurbankan pada hari raya Idul Adha 1440 Hijriah nanti.
"Sapi kurban bantuan Presiden sudah dapat. Kemarin Dinas Perternakan yang mengarahkan tim Sekretariat Presiden ke perternakannya langsung," kata Kepala Biro Administrasi Umum Setdaprov Riau, Aryadi, kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).
Dia mengatakan, memang awalnya yang diminta jenis sapi PO Ongole pembibitan dalam negeri. Namun di Riau tidak ada. Pembibitan dalam negeri yang ada sapi jenis Limosin.
"Sesuai yang diminta memang berat maksimal 1 ton, tapi yang ada di Riau beratnya 720 Kg. Ada sapi yang beratnya lebih dari itu, namun yang sesuai syarat itu," terangnya.
Aryadi mengatakan, sapi Limousin tersebut sudah dicek kesehatan oleh Kementerian Pertanian melalui tim Dirjen Kesehatan Hewan yang berada di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.
"Setelah dicek di tempat Perternakan, sapi memenuhi syarat. Artinya untuk kondisi kesehatan tidak ada masalah," pungkasnya.(int/nol)
"Sapi kurban bantuan Presiden sudah dapat. Kemarin Dinas Perternakan yang mengarahkan tim Sekretariat Presiden ke perternakannya langsung," kata Kepala Biro Administrasi Umum Setdaprov Riau, Aryadi, kepada wartawan, Jumat (19/7/2019).
Dia mengatakan, memang awalnya yang diminta jenis sapi PO Ongole pembibitan dalam negeri. Namun di Riau tidak ada. Pembibitan dalam negeri yang ada sapi jenis Limosin.
"Sesuai yang diminta memang berat maksimal 1 ton, tapi yang ada di Riau beratnya 720 Kg. Ada sapi yang beratnya lebih dari itu, namun yang sesuai syarat itu," terangnya.
Aryadi mengatakan, sapi Limousin tersebut sudah dicek kesehatan oleh Kementerian Pertanian melalui tim Dirjen Kesehatan Hewan yang berada di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.
"Setelah dicek di tempat Perternakan, sapi memenuhi syarat. Artinya untuk kondisi kesehatan tidak ada masalah," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru