PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Kak Seto Tinjau Panti Asuhan Tunas Bangsa
Riauin.com, Pekanbaru - Ketua Lembaga Perlindungan Anak, Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto langsung meninjau kondisi Panti Asuhan Tunas Bangsa di Tenayan Raya, Pekanbaru. Panti ini diduga menyebabkan kematian M Zikli, balita berusia 18 bulan.
"Dari luar tampak memang sangat tidak manusiawi, sangat tidak ramah anak, bahkan rawan terhadap kemungkinan pelanggaran hak anak yang cukup berat," kata Kak Seto dikutip dari Antarariau, Selasa (31/1/2017).
Dengan keadaan tersebut, lanjutnya, bisa memancing emosi dari pengasuhnya dengan perlakuan tidak wajar. Hal tersebut salah satunya terbukti dengan adanya korban yang diduga dan dianiaya sehingga menyebabkan kematian.
Kak Seto juga menilai, kasus ini tak hanya dinas provinsi saja yang kecolongan. melainkan semua pihak kecolonga, termasuk masyarakat sekitar.
"Kalau misalnya ada satuan tugas kepedulian anak tentu ada kepedulian. Ini sangat tidak layak anak apalagi ada panti asuhan yatim piatu dan duafa dan unsur pendidikan. Ini sangat tidak ramah anak sehingga sudah harus segera dilaporkan paling tidak ke dinsos atau polisi," tegasnya.
"Mari jadi ini pembelaharan secara nasional, hal demikian tidak hanya di sini masih banyak tempat lain, sehingga takkan terulang. Makanya harus segera dibentuk satgas perlindungan anak di setiap RT dan RW," ungkapnya.
Terkait kasus ini, Kepolisian Resor Kota Pekanbaru tekah menetapkan pemilik Panti Asuhan Tunas Bangsa, Lili Nurhayati (49) sebagai tersangka. Sebelumnya, Lili menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada Senin (30/1/2017) pukul 14.00 siang sampai 21.00 WIB malam.
"Lalu pukul 23.50 malam ditetapkan tersangka dan Berita acara perkara sampai Selasa dini hari (31/1/2017) Pukul 02.30 WIB," kata Kepala Sub Unit II Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Pekanbaru, IPDA Mimi Wiraswarta. (*)
Berita Lainnya
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
Tekan Inflasi Akhir Tahun, DKP Pekanbaru Salurkan Ribuan Bibit Cabai ke Dasawisma
Hadapi Era AI dan Digitalisasi, Wawako Pekanbaru Ingatkan Mahasiswa IPTAR Bangun Karakter dan Kompetensi
HGB Induk PT MPP Diterbitkan, 133 Pedagang Ruko Sukaramai Pertanyakan Kesamaan Hak
Pemko Pekanbaru Ambil Alih Aset STC, Pedagang Diminta Stop Bayar Sewa ke Pihak Swasta