PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Gubri Berharap Dana APBN Buat Atasi Masalah Abrasi di Pulau Terluar Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Terkait anggaran​ untuk percepatan penyelesaian abrasi di tiga pulau terluar di wilayah Riau, Kabupaten Bengkalis, Rangsang dan Rupat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, berharap sepenuhnya dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Kalau diharapkan dari APBD untuk abrasi ini sangat tidak mungkin kalau tidak didukung dari APBN," ungkap Gubernur Riau Syamsuar kepada halloriau.com, Jumat (12/7/2019) siang usai diskusi.
Menurut Syamsuar, dana yang dikeluarkan dari APBD untuk abrasi ini sangatlah kurang tidak mungkin dilakukan atau kurang efektif. Karena kata Syamsuar dari hasil kenyataan yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya hanya sedikit sekali.
"Tak seimbang dengan percepatan abrasi. Makanya didukung dengan APBN. APBN saja melalui kantor balai WWS, baru 25 kilometer​, kapan selesainya," akui Syamsuar.
Lebih lanjut, kata Syamsuar melaui dana APBN ini hendaknya penyelesaian abrasi ini dalam setahunnya selesai seratus kilometer lebih. Sementara APBD Pemprov Riau, Kabupaten Bengkalis dan Meranti hendaknya digunakan untuk pemberdayaan saja.
"Kalau untuk abrasi ini, kita berharap melalui APBN, sebab dihitung-hitung sementara saja sudah hampir mencapai Rp4 triliun lebih anggaran yang dibutuhkan," singkat Syamsuar. (int/nol)
"Kalau diharapkan dari APBD untuk abrasi ini sangat tidak mungkin kalau tidak didukung dari APBN," ungkap Gubernur Riau Syamsuar kepada halloriau.com, Jumat (12/7/2019) siang usai diskusi.
Menurut Syamsuar, dana yang dikeluarkan dari APBD untuk abrasi ini sangatlah kurang tidak mungkin dilakukan atau kurang efektif. Karena kata Syamsuar dari hasil kenyataan yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya hanya sedikit sekali.
"Tak seimbang dengan percepatan abrasi. Makanya didukung dengan APBN. APBN saja melalui kantor balai WWS, baru 25 kilometer​, kapan selesainya," akui Syamsuar.
Lebih lanjut, kata Syamsuar melaui dana APBN ini hendaknya penyelesaian abrasi ini dalam setahunnya selesai seratus kilometer lebih. Sementara APBD Pemprov Riau, Kabupaten Bengkalis dan Meranti hendaknya digunakan untuk pemberdayaan saja.
"Kalau untuk abrasi ini, kita berharap melalui APBN, sebab dihitung-hitung sementara saja sudah hampir mencapai Rp4 triliun lebih anggaran yang dibutuhkan," singkat Syamsuar. (int/nol)
Berita Lainnya
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub