PILIHAN
Gubri Berharap Dana APBN Buat Atasi Masalah Abrasi di Pulau Terluar Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Terkait anggaran​ untuk percepatan penyelesaian abrasi di tiga pulau terluar di wilayah Riau, Kabupaten Bengkalis, Rangsang dan Rupat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, berharap sepenuhnya dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Kalau diharapkan dari APBD untuk abrasi ini sangat tidak mungkin kalau tidak didukung dari APBN," ungkap Gubernur Riau Syamsuar kepada halloriau.com, Jumat (12/7/2019) siang usai diskusi.
Menurut Syamsuar, dana yang dikeluarkan dari APBD untuk abrasi ini sangatlah kurang tidak mungkin dilakukan atau kurang efektif. Karena kata Syamsuar dari hasil kenyataan yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya hanya sedikit sekali.
"Tak seimbang dengan percepatan abrasi. Makanya didukung dengan APBN. APBN saja melalui kantor balai WWS, baru 25 kilometer​, kapan selesainya," akui Syamsuar.
Lebih lanjut, kata Syamsuar melaui dana APBN ini hendaknya penyelesaian abrasi ini dalam setahunnya selesai seratus kilometer lebih. Sementara APBD Pemprov Riau, Kabupaten Bengkalis dan Meranti hendaknya digunakan untuk pemberdayaan saja.
"Kalau untuk abrasi ini, kita berharap melalui APBN, sebab dihitung-hitung sementara saja sudah hampir mencapai Rp4 triliun lebih anggaran yang dibutuhkan," singkat Syamsuar. (int/nol)
"Kalau diharapkan dari APBD untuk abrasi ini sangat tidak mungkin kalau tidak didukung dari APBN," ungkap Gubernur Riau Syamsuar kepada halloriau.com, Jumat (12/7/2019) siang usai diskusi.
Menurut Syamsuar, dana yang dikeluarkan dari APBD untuk abrasi ini sangatlah kurang tidak mungkin dilakukan atau kurang efektif. Karena kata Syamsuar dari hasil kenyataan yang telah dilakukan sebelum-sebelumnya hanya sedikit sekali.
"Tak seimbang dengan percepatan abrasi. Makanya didukung dengan APBN. APBN saja melalui kantor balai WWS, baru 25 kilometer​, kapan selesainya," akui Syamsuar.
Lebih lanjut, kata Syamsuar melaui dana APBN ini hendaknya penyelesaian abrasi ini dalam setahunnya selesai seratus kilometer lebih. Sementara APBD Pemprov Riau, Kabupaten Bengkalis dan Meranti hendaknya digunakan untuk pemberdayaan saja.
"Kalau untuk abrasi ini, kita berharap melalui APBN, sebab dihitung-hitung sementara saja sudah hampir mencapai Rp4 triliun lebih anggaran yang dibutuhkan," singkat Syamsuar. (int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru