PILIHAN
Jumlah Pemudik Pesawat Turun, Harga Tiket Biang Keroknya?
Jakarta, Riauin.com - Jumlah penumpang pesawat di musim mudik Lebaran tahun ini ternyata tidak seramai tahun sebelumnya. Jumlah penumpang pesawat secara rata-rata nasional mengalami penurun 15-20%. Lalu apa penyebabnya?
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti menerangkan, penurunan jumlah penumpang itu terjadi secara rata-rata. Menurutnya masih ada beberapa bandara yang jumlah penumpangnya lebih tinggi.
Ketika ditanya apakah kenaikan harga tiket jadi penyebab dari penurunan penumpang itu, Polana mengaku tak bisa menjawabnya. Sebab menurut informasi yang didapatkannya, seluruh jenis armada mudik Lebaran juga mengalami penurunan penumpang.
"Kalau diduga harga tiket, saya tidak bisa jawab. Karena semuanya baik angkutan darat, laut juga terjadi penurunan. Jadi tidak bisa disalahkan harga tiket. Sampai kemarin semua mengalami penurunan penumpang 10-20%," ujarnya di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (3/6/2019).
Kementerian Perhubungan sendiri sebelum musim mudik Lebaran sudah menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) untuk tiket pesawat kelas ekonomi 12-16%. Sehingga Polana yakin untuk kelas ekonomi tarifnya lebih rendah dengan tahun lalu.
"Kan kalau akhir tahun atau Lebaran biasanya maskapai cari revenue tinggi karena permintaan tinggi. Tapi TBA turun, berarti harusnya kan lebih murah," ujarnya.
Pemerintah, kata Polana, akan berupaya mengakomodir kebutuhan baik dari maskapai maupun penumpang. Oleh karena itu, pemerintah memiliki pertimbangan yang dalam ketika menyesuaikan TBA.
"Indonesia ini negara kepulauan. Transportasi udara punya peran penting. Jangan sampai maskapainya gulung tikar. Jadi ada dua faktor utama dalam pengaturan TBA, masyarakat dan maskapai. Jangan lupa di dunia hanya Indonesia yang mengatur tarif batas harga tiket," tutupnya.(int/nol)
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti menerangkan, penurunan jumlah penumpang itu terjadi secara rata-rata. Menurutnya masih ada beberapa bandara yang jumlah penumpangnya lebih tinggi.
Ketika ditanya apakah kenaikan harga tiket jadi penyebab dari penurunan penumpang itu, Polana mengaku tak bisa menjawabnya. Sebab menurut informasi yang didapatkannya, seluruh jenis armada mudik Lebaran juga mengalami penurunan penumpang.
"Kalau diduga harga tiket, saya tidak bisa jawab. Karena semuanya baik angkutan darat, laut juga terjadi penurunan. Jadi tidak bisa disalahkan harga tiket. Sampai kemarin semua mengalami penurunan penumpang 10-20%," ujarnya di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (3/6/2019).
Kementerian Perhubungan sendiri sebelum musim mudik Lebaran sudah menurunkan Tarif Batas Atas (TBA) untuk tiket pesawat kelas ekonomi 12-16%. Sehingga Polana yakin untuk kelas ekonomi tarifnya lebih rendah dengan tahun lalu.
"Kan kalau akhir tahun atau Lebaran biasanya maskapai cari revenue tinggi karena permintaan tinggi. Tapi TBA turun, berarti harusnya kan lebih murah," ujarnya.
Pemerintah, kata Polana, akan berupaya mengakomodir kebutuhan baik dari maskapai maupun penumpang. Oleh karena itu, pemerintah memiliki pertimbangan yang dalam ketika menyesuaikan TBA.
"Indonesia ini negara kepulauan. Transportasi udara punya peran penting. Jangan sampai maskapainya gulung tikar. Jadi ada dua faktor utama dalam pengaturan TBA, masyarakat dan maskapai. Jangan lupa di dunia hanya Indonesia yang mengatur tarif batas harga tiket," tutupnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing