Sebagai pejabat negara, Ayat Cahyadi berkewajiban menyukseskan pelaksanaan Pilgubri untuk wilayah Pekanbaru. Kerjasama pemerintah kota dengan penyelenggara Pilkada seperti KPU Pekanbaru dan Panwaslu Kota Pekanbaru dijalin dengan baik.
"Namun ketika saya bertindak sebagai kader partai yang dipercaya sebagai ketua pemenangan calon yang diusung PKS, saya akan melakukannya pada saat cuti sebagaimana diatur oleh perundang-undangan kita. Saya harus profesional, tidak boleh menggunakan fasilitas negara," kata Ayat kepada wartawan (18/03/2018).
Ustad Cahyadi sendiri masih berslogan PAS, yakni tagline kampanye dia saat maju di Pilwako Pekanbaru bersama Pak Firdaus. PAS adalah singkatan dari Profesional, Amanah, Santun.
"Insyaallah saya masih PAS, dan selalu PAS," kata ustad Ayat.
Ayat menjelaskan makna PAS dalam konteks Pilgubri. Yakni, PROFESIONAL dalam berpemerintahan, profesional dalam berpartai. Sebagai wakil walikota dan sekarang Plt Walikota, Ayat melaksanakan pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab. Sebagai kader partai PKS, Ayat juga profesional. Apa yang menjadi keputusan partai adalah tugas yang harus dia laksanakan dengan penuh tanggung jawab pula.
AMANAH dalam menunaikan tanggung jawab, baik sebagai kepala daerah maupun sebagai kader partai di daerah. Amanah adalah sikap mulia. Termasuk melaksanakan amanah sebagai Ketua Pemenangan Kota Pekanbaru calon gubernur yang didukung PKS, Syamsuar-Edy Nasution.
SANTUN dalam bersikap. Santun kepada siapa saja. Ustad Ayat tidak pernah grasak-grusuk dan mengedepankan emosional. Meskipun tudingan dirinya dituduh sedang main dua kaki dan lainnya, Ayat menanggapinya dengan tenang. Sebaiknya sikap adalah menyelesaikan masalah tanpa ada yang tersakiti.
"Lihat saja bagaimana saya dan PKS Pekanbaru berbuat. Kami tidak terpengaruh oleh permainan politik yang memecah belah kader. Kami dan ribuan kader berbuat utk kepentingan yang besar: dakwah, umat dan NKRI," katanya.
Bagaimana tanggapan Ustad tentang tudingan ustad sedang dilematis di pilgubri ini? "Sama sekali tidak ada dilematis tersebut. Itu cuma anggapan mereka yang tak tahu tentang saya," jawab Ayat.
Bagaimana ustad Ayat memandang profil H Syamsuar dan H Edy Nasution?
"PKS tidak salah pilih. Di keduanya harapan untuk menjadikan Riau menjadi lebih baik insya Allah dapat dicapai. Keduanya pilihan yang pas," ustad Ayat menjawab.(rls/vie)