Itu diungkapkan Dedi Putra ketika berbincang-bincang dengan wartawan ketika ditemui di ruang kerjanya.
Kata Dedi, sejauh ini PPP masih tetap menjaga kantong-kantong suara Pileg 2014 dan Pilbup 2015 kemarin. Kekuatan (dukungan suara) di Pileg dan Pilbup itu tetap dijaga dan akan terus dilakukan perekrutan baru, terutama di daerah yang 'belum dikuasai'.
Kelemahan di Pileg 2014 dievaluasi dan mendapat hasil lebih bagus pada Pilbup. Hasil Pilbup akan terus dievaluasi guna persiapan meraup dukungan untuk pesta demokrasi tingkat Provinsi Riau. "Berdasarkan evaluasi, hasil di Pileg tidak jauh beda dengan Pilbup. Sistem itu tetap kita pakai untuk persiapan Pilkada Riau," kata Dedi.
Meski kantong suara masih terjaga, diakui Dedi juga, partai berlambangkan Ka'bah itu perlu melakukan sosialisasi pendekatan-pendekatan. Mengingat ada beberapa perubahan pasca Pilkades, diterima bekerja (honor, red) dan lainnya.
"Ya perlu pendekatan lagi karena ada penggantian, kemarin mereka ada yang ikut Pilkades dan diterima honor," kata Dedi.
Saat ini, PPP Kepulauan Meranti sedang melakukan sosialisasi internal. Setelah itu, bersama Demokrat, akan dibentuk tim pemenangan Fidaus - Rusli Efendi.
"Walau belum dibentuk tim pemenangan, gerakan tetap berjalan. Keanggotaan kita sudah sampai ke tingkat ranting," ujarnya. (int/nol)
sumber: goriau