Kanal

Sumsel Sumbang 2.511 Hotspot di Sumatera, 8 Titik Tersebar di Riau

RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi sebanyak 3.142 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Sumatera hingga pukul 23.00 WIB. Dari total pemantauan satelit tersebut, Sumatera Selatan menjadi wilayah penyumbang hotspot terbanyak di pulau Sumatera.

Prakirawan BMKG Pekanbaru, Mari Frystine menyampaikan bahwa lonjakan titik panas di Sumatera Selatan mendominasi pemantauan atmosfer kali ini.

"Sumatera Selatan mencatat jumlah paling tinggi dengan 2.511 titik panas," ujar Mari Frystine dalam keterangan resminya.

Selain Sumatera Selatan, beberapa provinsi lain juga mencatat keberadaan hotspot, yaitu Bangka Belitung dengan 261 titik, Jambi 207 titik, dan Lampung 140 titik. Sementara itu, Provinsi Riau menyumbang 8 titik panas yang tersebar di Kabupaten Kuantan Singingi (2 titik), Kabupaten Pelalawan (2 titik), Kota Dumai (1 titik), Kabupaten Siak (1 titik), dan Kabupaten Indragiri Hulu (1 titik). Sisa titik panas lainnya tersebar di Sumatera Utara (5 titik), Sumatera Barat (5 titik), Bengkulu (4 titik), dan Aceh (1 titik).

Mari Frystine menegaskan bahwa data hotspot yang terdeteksi lewat satelit merupakan indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), namun tidak serta-merta menunjukkan titik lokasi kebakaran aktif dengan luasan tertentu. Keberadaan asap di suatu daerah juga sangat dipengaruhi oleh faktor atmosfer, tutupan lahan, serta dinamika pergerakan angin.

Untuk wilayah Riau, arah angin diprakirakan bertiup dari tenggara menuju barat daya dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 40 kilometer per jam, yang berpotensi membawa sebaran asap antarwilayah.

"Masyarakat diimbau terus memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara, khususnya yang berada di wilayah dengan kondisi asap tebal," kata Mari Frystine.

BMKG meminta warga untuk senantiasa memperbarui informasi cuaca resmi dan mematuhi peringatan dini yang dikeluarkan oleh pihak berwenang guna mengantisipasi dampak sebaran asap akibat karhutla. (*)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler