Kanal

Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu, Pemprov Riau Distribusikan Sembako Murah di 5 Lokasi

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau bergerak cepat mengamankan pasokan pangan dan menstabilkan harga komoditas pokok di masyarakat. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau yang bekerja sama dengan PT Riau Pangan Bertuah, pemerintah menggelar operasi pasar murah secara marathon di lima lokasi berbeda sepanjang pekan ini.

Langkah strategis ini diambil untuk memangkas jalur distribusi agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan dasar dengan harga yang terjangkau. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Riau, Tetty Nurdianti, menegaskan pentingnya pemantauan pasar secara langsung untuk mencegah lonjakan harga.

"Kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," ujar Tetty Nurdianti, Senin (31/8/2026).

Rangkaian kegiatan diawali di Kota Pekanbaru, tepatnya di Halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat. Memasuki hari kedua, Selasa (1/9/2026), kegiatan bergeser ke Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.

Selanjutnya pada Rabu (2/9/2026), tim TPID menyasar wilayah luar kota di Halaman Pasar Inpres Bangkinang, Kabupaten Kampar. Operasi pasar kembali ke Pekanbaru pada Kamis (3/9/2026) di Lapangan Fasum Jalan Belanak Induk, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, dan ditutup pada Jumat (4/9/2026) di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya.

Dalam operasi ini, berbagai komoditas dijual di bawah harga pasar. Beras SPHP patok di harga Rp60.000 per 5 kilogram, sementara beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dijual Rp84.500 per 5 kilogram atau Rp169.000 per 10 kilogram. Kebutuhan lain seperti gula pasir ditawarkan Rp18.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam kemasan Rp2.000, serta telur ayam Rp49.000 per papan.

Mengingat tingginya antusiasme warga, panitia menyiagakan skema antrean agar alur pembelian berjalan aman dan teratur di setiap titik lokasi.

"Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," kata Tetty Nurdianti. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler