RIAUIN.COM - Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menjanjikan pemberian seragam hingga Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para Ketua RT dan RW. Selain itu, pemerintah kota juga akan menambah insentif untuk kader posyandu.
Janji tersebut disampaikan Agung di hadapan ratusan pengurus RT, RW, dan anggota Dasa Wisma saat pengukuhan 323 Ketua RT dan RT se-Kecamatan Tuah Madani di Gedung PKM UIN Sultan Syarif Kasim, Ahad (9/8/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Walikota Markarius Anwar, Sekdako Zulhelmi Arifin, jajaran OPD, serta Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid.
Dalam sambutannya, Agung menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota dan pengurus lingkungan. Ia menyebut pengurus RT dan RW sebagai garda terdepan pelaporan kondisi wilayah.
"Kalau hanya mengandalkan kami dan beberapa kepala dinas yang hadir, kami tidak tahu mana saja infrastruktur yang rusak, mana jembatan yang roboh, atau ada masyarakat yang kurang mampu. Ini semua harus ada kerja sama dengan RT dan RW," kata Agung.
Ia menambahkan, pengurus lingkungan yang dilantik memegang peranan kunci sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan.
"RT dan RW yang sudah dilantik ini adalah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, ujung tombaknya pemerintah untuk membangun Kota Pekanbaru," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung mengukuhkan 544 anggota Dasa Wisma Kecamatan Tuah Madani.
Camat Tuah Madani Farid Irwan Maulana merincikan, wilayahnya saat ini memiliki total 544 Ketua RT dan RW, dengan 221 orang di antaranya masih aktif menjabat dan 323 sisanya resmi dikukuhkan pada acara tersebut.
Farid meminta seluruh pengurus yang baru dikukuhkan langsung bekerja dan memahami peran pelayanan di tengah warga.
"Kami berharap para pengurus dapat memahami tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga kerukunan, serta menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah," ujar Farid.
Farid juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Pekanbaru yang dinilai fokus membenahi fasilitas publik di wilayah Tuah Madani, khususnya sektor perbaikan jalan, drainase, dan penataan sampah melalui Lembaga Pengelola Sampah (LPS). (Bil)