Kanal

Sembilan Kabupaten di Riau Siaga Potensi Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang

RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda mayoritas wilayah Provinsi Riau pada Rabu (20/5/2026). Masyarakat diminta mewaspadai ancaman hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang, terutama sejak sore hingga dini hari.

Prakirawan BMKG Pekanbaru Ranti Kurniati menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini rawan terjadi di sembilan wilayah kabupaten. Daerah-daerah tersebut meliputi Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kuantan Singingi, dan Siak.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Peningkatan intensitas ini mendominasi waktu sore, malam, hingga dini hari," kata Ranti di Pekanbaru, Rabu pagi.

Sejak pagi hari, pantauan citra radar cuaca sebenarnya sudah menunjukkan adanya pergerakan hujan berintensitas ringan hingga sedang di beberapa koridor, seperti Kabupaten Kampar, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Pelalawan, dan Kuantan Singingi. Cuaca sempat diprediksi membaik dan menjadi cerah berawan pada siang hari, meskipun guyuran hujan lokal tetap berpotensi membasahi sebagian wilayah Rokan Hulu dan Rokan Hilir.

Namun, memasuki sore dan malam hari, cakupan hujan ringan hingga sedang diprakirakan meluas ke hampir seluruh wilayah Riau tanpa terkecuali. Kondisi ini berlanjut hingga dini hari dengan konsentrasi wilayah yang bergeser ke Kepulauan Meranti, Bengkalis, hingga kawasan Indragiri.

Secara umum, suhu udara di Riau hari ini berada pada kisaran 23 hingga 35 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara ke barat daya dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam. Sementara itu, kondisi gelombang di perairan Riau dipastikan masih aman bagi pelayaran karena tergolong rendah, yakni berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Di sisi lain, selain potensi cuaca ekstrem, BMKG Pekanbaru juga masih memantau keberadaan titik panas (hotspot) di daratan Riau. Berdasarkan pemutakhiran data terakhir, dari total 84 titik panas yang tersebar di Pulau Sumatera, Provinsi Riau menyumbang 6 titik panas.

Sebaran 6 titik panas di Riau tersebut terdeteksi di Kabupaten Kampar sebanyak 3 titik, diikuti Pelalawan, Siak, dan Indragiri Hulu masing-masing 1 titik panas.

Sebagai pembanding di tingkat regional Sumatera, jumlah titik panas tertinggi berada di Sumatera Selatan dengan 29 titik, disusul Jambi 17 titik, Aceh 10 titik, Bangka Belitung 8 titik, Sumatera Barat 6 titik, Bengkulu 4 titik, Lampung 3 titik, dan Sumatera Utara 1 titik. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler