RIAUIN.COM - Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau mulai memacu pengerjaan rehabilitasi di sejumlah ruas jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Riau dengan Sumatera Barat. Selain untuk menjamin kelancaran arus logistik, perbaikan ini disiapkan guna menyambut lonjakan mobilitas warga pada penyelenggaraan MTQ Riau ke-44 serta festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi, Juni mendatang.
Fokus pengerjaan saat ini terkonsentrasi pada poros Pekanbaru–Teluk Kuantan hingga batas Provinsi Sumatera Barat. Sejumlah titik krusial di wilayah Sungai Pagar, Simalinyang, dan Lipat Kain menjadi prioritas utama karena mengalami kerusakan struktur yang cukup signifikan.
Kasubag Umum dan Tata Usaha BPJN Riau Rudisman menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respon cepat untuk memastikan infrastruktur jalan mampu menampung beban kendaraan saat puncak acara daerah berlangsung. Pihaknya berupaya agar aksesibilitas antar-kabupaten tidak terhambat oleh kondisi aspal yang berlubang.
"Kami berupaya memenuhi ekspektasi pemerintah daerah dalam percepatan perbaikan ini. Tujuannya agar akses menuju lokasi MTQ dan Pacu Jalur 2026 di Kuansing dalam kondisi mantap," ujar Rudisman di Pekanbaru, Kamis (16/4/2026).
Meskipun perbaikan terus dikebut, daya tahan jalan nasional di kawasan tersebut masih dibayangi ancaman kendaraan bermuatan berlebih atau over dimension over load (ODOL). Rudisman menggarisbawahi bahwa truk pengangkut batu bara dari arah Jambi dan Sumatera Barat menjadi faktor utama yang memperpendek usia pakai jalan di lintas tengah tersebut.
Menurut dia, tanpa adanya pengawasan ketat terhadap kendaraan ODOL, upaya perbaikan infrastruktur akan sulit mencapai hasil yang permanen. Kerja sama lintas sektoral dalam pengawasan beban angkutan sangat diperlukan agar jalan yang telah diperbaiki tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
Pemerintah berharap dengan rampungnya perbaikan ini, konektivitas di jalur lintas tengah Sumatera semakin stabil. Hal ini diharapkan dapat memacu perputaran ekonomi lokal sekaligus menjamin kenyamanan para peserta dan pengunjung yang akan memadati wilayah Kuantan Singingi dalam beberapa bulan ke depan. (Bil)