Kanal

Pemerintah Kucurkan Rp 90 Miliar untuk Perbaikan Jalan Lintas Riau-Sumbar

RIAUIN.COM - Konektivitas jalan nasional yang menghubungkan Pekanbaru, Teluk Kuantan, hingga batas Provinsi Sumatera Barat mulai dibenahi tahun ini. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran logistik dan arus transportasi masyarakat menjelang sejumlah agenda besar di wilayah tersebut.

Pemerintah pusat melalui Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 90 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk menjaga kemantapan jalan di jalur padat kendaraan tersebut melalui skema preservasi.

Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak melalui Kasubag Umum dan Tata Usaha Rudisman menjelaskan bahwa pekerjaan di lapangan sudah mulai berjalan. Fokus utama saat ini adalah menangani titik-titik dengan tingkat kerusakan signifikan.

"Perbaikan dilakukan di beberapa lokasi, mulai dari Sungai Pagar, Simalinyang, hingga Lipat Kain, dan akan terus berlanjut sampai ke perbatasan Sumatera Barat," ujar Rudisman di Pekanbaru, Kamis (16/4/2026).

Meski perbaikan terus digesa, BPJN Riau menggarisbawahi tantangan besar dalam pemeliharaan infrastruktur ini, yakni maraknya kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL). Truk pengangkut batubara dari arah Jambi dan Sumatera Barat disinyalir menjadi faktor utama yang mempercepat degradasi kualitas aspal di lintasan tersebut.

Rudisman menyebutkan bahwa beban kendaraan yang melebihi kapasitas standar membuat usia pakai jalan menyusut drastis. Masalah ini menjadi perhatian serius agar anggaran negara yang dikucurkan tidak terbuang sia-sia akibat kerusakan yang berulang dalam waktu singkat.

Secara teknis, anggaran tersebut dibagi ke dalam dua paket kontrak utama. Paket pertama mencakup preservasi jalan ruas Kaharudin Nasution – Marpoyan – Muara Lembu dengan nilai kontrak sekitar Rp 53,8 miliar. Sementara paket kedua meliputi ruas Muara Lembu – Teluk Kuantan hingga batas Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp 35,3 miliar.

Selain untuk mobilitas harian, percepatan perbaikan ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung suksesnya perhelatan akbar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Dua agenda besar yang menanti adalah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Riau ke-44 pada Juni mendatang serta tradisi budaya Pacu Jalur 2026.

Pihak BPJN Riau memastikan aksesibilitas bagi peserta dan wisatawan akan tetap terjaga. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat guna memastikan pengerjaan di lapangan tidak mengganggu arus lalu lintas menjelang puncak acara tersebut. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler