RIAUIN.COM - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan bagi pemudik selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sebanyak 12 posko pantau telah didirikan di jalur-jalur utama yang menghubungkan Riau dengan provinsi tetangga.
Kepala BPJN Riau Yohanis Tulak mengatakan, posko Nataru ini diposisikan di titik-titik strategis untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas dan memberikan respons cepat terhadap potensi gangguan. Selain petugas, alat berat juga disiagakan di setiap posko.
“Kami menyiapkan 12 posko pantau selama Nataru. Petugas dan alat berat selalu siaga di sana untuk penanganan segera, misalnya jika terjadi kerusakan jalan atau longsor,” ujar Yohanis Rabu (24/12/2025).
Yohanis menambahkan, posko ini juga berfungsi sebagai tempat istirahat sementara bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan jauh. Pemudik juga dapat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi jalur yang akan mereka lewati.
"Masyarakat yang butuh istirahat selama perjalanan bisa mampir dan singgah di posko-posko tersebut. Silakan manfaatkan posko ini," ajaknya.
Kondisi Jalan dan Lokasi Posko
Secara keseluruhan, panjang ruas jalan nasional di Provinsi Riau adalah 1.257,90 Km. Yohanis Tulak menjelaskan bahwa kondisi jalan terbagi dalam beberapa kategori. Jalan dalam kondisi baik mencakup 545,51 Km (43,37%), kondisi sedang 623,55 Km (49,57%), rusak ringan 86,06 Km (6,84%), dan rusak berat 3,80 Km (0,22%).
Berikut 12 lokasi posko pantau yang disiagakan BPJN Riau:
Simpang Balam–Simpang Batang
Simpang Batang–Simpang Kullim
Duri–Kandis
Rantau Berangin–Batas Sumbar
Sp Ujung Tanjung–Bagan Siapi-api
Simp Kayu Ara–Batas Kabupaten Pelalawan
Sp Lago–Siak Sri Indrapura
Simpang Lago–Sorek
Pematang Reba–Siberida
Tempuling–Tembilahan
Ruas Jalan Batas Taluk Kuantan–Muara Lembu
Ruas Jalan Taluk Kuantan–Batas Sumbar
Selain jalan, BPJN Riau juga mengelola 364 unit jembatan. Dari jumlah tersebut, 320 jembatan dikategorikan rusak sedang, 33 unit rusak parah, dan 11 unit rusak ringan.
Titik Rawan Bencana
Yohanis juga memaparkan bahwa BPJN telah memetakan lokasi-lokasi yang rawan bencana, baik banjir maupun longsor, agar masyarakat lebih waspada.
Area rawan banjir:
Ruas Jalan Siak Sri Indrapura–Mengkapan Buton (Km 147)
Ruas Jalan Simpang Lago–Sorek I (Km 73)
Area rawan longsor:
Ruas Jalan Rantau Berangin–Batas Sumatera Barat
Ruas Jalan Duri–Kandis–Simpang Palas Siak II Pekanbaru
Jalan Teluk Kuantan–Batas Sumatera Barat. (Bil)