RIAUIN.COM - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar memberikan perhatian serius kepada Kabupaten Siak, karena terjadi tren peningkatan kasus Corona (Covid-19) di daerah yang pernah dipimpinnya 2 periode itu. Saat ini, kasus positif Covid-19 yang ditemukan di Siak mencapai 239 kasus, 2 orang diantaranya meninggal dunia.
Kabupaten Siak berada pada urutan kedua kasus positif Covid-19 di Riau setelah Kota Pekanbaru. Dimana, saat ini pasien positif di Ibukota Provinsi Riau itu sudah mencapai 353 kasus.
"Kabupaten Siak sekarang masuk pada zona orange, urutan kedua terbanyak setelah kota Pekanbaru. bayangkan saja dalam kurun waktu satu bulan, kenaikannya sampai 400 persen lebih, ini harus menjadi perhatian serius," kata Gubri, Rabu (19/8/2020).
Melihat tingginya kasus covid 19 di Siak, Gubri mengingatkan kepada seluruh warga Siak untuk meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Mulai dari menggunakan masker saat keluar rumah dan ditempat kerja, rajin mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau handzanitizer, kemudian menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
Tidak hanya itu, Gubri Syamsuar juga meminta kepada perusahaan untuk memberikan perhatian serius dalam penanganan covid 19.
"Saya meminta perusahaan untuk menyiapkan tempat khusus isolasi mandiri. Jangan dibiarkan isolasi sendiri karena bisa menularkan dengan yang lain," ujar Gubri.
Dikatakannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan perhatian serius dalam penanganan Covid-19 di perusahaan. Sejak tanggal 13 Maret 2020 Pemprov sudah menyurati perusahaan untuk disiplin melakukan pencegahan Covid-19.
"Sampai akhir bulan Juli, belum ada yang positif di perusahaan. Tapi sekarang trendnya meningkat dan ini sangat menghawatirkan kita semua," kata Syamsuar.--mcr/nal.